Yoseph: Maksimalkan Penanggulangan Banjir

oleh -22 views
CEK LOKASI BANJIR: Mantan Anggota Komisi V DPR RI, Yoseph Umarhadi mengunjungi lokasi banjir di Indramayu, kemarin. FOTO: KOMARUDIN KURDI/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Mantan Anggota DPR RI Drs Yoseph Umarhadi MSi, masih memberikan perhatian terhadap dapilnya Jabar VIII, khususnya Kabupaten Indramayu. Yoseph mengunjungi lokasi yang dilanda banjir.

Dalam kunjungannya itu, Yoseph ingin melihat bangunan infrastruktur dan sarana penunjang lainnya, termasuk yang masih dalam proses pengerjaan yang ia perjuangkan dan direalisasikan bersama pemerintah saat masih duduk di Komisi V DPR RI.

Bangunan infrastruktur dan sarana penunjang tersebut, selain berfungsi untuk menanggulangi kekeringan juga penanggulangan banjir.

Yoseph mengatakan, kekeringan pada areal persawahan dan banjir masih menjadi persoalan dan perlu segera diatasi dalam penanggulangannya. Dikarenakan infrastruktur maupun sarana penunjang lainnya yang sudah ada belum optimal.

“Kekeringan dan banjir masih menjadi persoalan bagi Kabupaten Indramayu ini. Artinya perlu ada pembangunan dan revitalisasi atau perbaikan bagi infrastrukturnya. Salah satunya di Desa Tumaritis dan Wanakaya,” ujarnya, saat mengunjungi Desa Tumaritis dan Wanakaya, Kecamatan Haurgeulis, kemarin. 

Yoseph didampingi Kuwu Wanakaya, Sunadi. Selain ke dua desa tersebut, ia juga berkunjung ke Desa Parean Girang. Kehadirannya disambut Kuwu Girang, Iman dan sejumlah tokoh masyarakat setempat

Menurut Yoseph, kejadian banjir kemarin sekiranya menjadikan perhatian dan catatan bagi pemerintah untuk terus memaksimalkan keberadaan infrastruktur agar fungsi penanggulannya lebih optimal.

“Saya mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada BBWS Citarum yang cepat tanggap memperbaiki tanggul Sungai Cipunegara yang mengalami jebol. Sebagai masyarakat sayapun berharap adanya pembangunan infrastruktur yang baru untuk menanggulangi banjir maupun kekeringan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, mantan anggota DPRI RI empat periode ini mengatakan, meski dirinya tidak lagi berada di senayan, namun hubungan dan komunikasi dengan BBWS dan pejabat di Kementerian Pekerjaan Umum maupun kementerian lain mitra kerjanya dulu masih berjalan.

“Sebagai teman dan sahabat. Karena yang namanya silaturahmi jangan sampai putus. Persoalan banjir dan kekeringan juga masih saya komunikasikan dan sebagai masyarakat saya mengusulkan adanya perbaikan maupun revitalisasi atau perbaikan pada infrastruktur yang dapat menanggulangi banjir serta kekeringan,” bebernya. (kom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *