Warga Waswas, Rumah Retak-retak

oleh -47 views
TINJAU KERUSAKAN: Pemerintah Desa Kertasemaya bersama Babinsa meninjau kerusakan rumah warga akibat pergerakan tanah dari arah tanggul Sungai Cimanuk, kemarin.FOTO: ANANG SYAHRONI/ RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU- Tanggul Sungai Cimanuk di Blok Rengaspayung Kertasemaya kembali ambles. Bahkan, retakan dari arah tanggul semakin panjang hingga merusak dua bagnunan rumah milik warga yang jaraknya selemparan batu dari arah tanggul.

Salah satunya rumah milik Abdul Muin. Bagian dapur dan WC rumahnya tidak lagi digunakan karena sudah sangat membayakan. Tembok bangunan yang retak-retak cukup lebar karena pergerakan tanah.

“Paca Sungai Cimanuk meluap membuat banjir, ada pergerakan kecil, mulai terlihat 5 harian semakin terlihat. Hanya waktu 5 hari saja semakin meluas sampai tembok bangunan rumah saya,” ucap Muin, kemarin.

Karena retakan cukup lebar dan bangunan bergeser, Muin mengaku, tidak lagi menggunakan ruang dapur dan kamar mandi.

”Ya takut saja saat menggunakan ruangan tiba-tiba atap ambruk atau apa, karena antara pondasi sudah tidak rata lagi,” ujarnya.

Warga lainnya, Entin mengaku, waswas akan kondisi tanah tanggul yang kembali ambles. Padahal, sebelumnya merasa senang tanggul telah diperbaiki dan dirinya mendapatkan biaya ganti rugi untuk memperbaiki bagian bangunan rumahnya yang rusak. “Tapi saya kembali waswas setelah tanggul ambles dan merusak bangunan rumah saya, bahkan tanggul saluran pembuang juga rusak,” ujar Entin. Tidak hanya itu, lanjutnya, tembok penahan tebing juga ikut miring.

Enti berharap, kerusakan bisa diperbaiki sehingga warga sekitar tanggul bisa kembali tenang.

Menyikapi hal ini, pemerintah desa bersama tokoh masyarakat Desa Kertasemaya telah melaporkan perkembangan kondisi Tanggul Cimanuk di Blok Rengaspayung kepada BBWSCC dan Dinas PUPR.

Selain itu, pemerintah desa meminta warga agar selalu waspada dan terus melaporkan perkembangan kondisi tanggul. Pemdes juga  mengimbau kepada warga yang rumahnya terdampak agar lebih berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di dalam bangunan yang rusak. (oni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.