Warga Langut Beri Sinyal Restui Pendirian Toko Modern

oleh -112 views
Elemen masyarakat di Desa Langut, Kecamatan Lohbener memberikan sinyal merestui rencana pendirian toko modern di wilayahnya.

INDRAMAYU – Sempat menolak. Elemen masyarakat di Desa Langut, Kecamatan Lohbener akhirnya memberikan sinyal merestui rencana pendirian toko modern di wilayahnya.

Sinyal diberikan setelah perwakilan manajemen dan pengelola toko modern menyampaikan permohonan maaf. Sekaligus menyanggupi untuk memenuhi aspirasi masyarakat pada musyawarah bertempat di aula pendopo kantor Desa Langut, Kamis (25/2).

Pantauan Radar, selain lembaga-lembaga desa mulai BPD, LPM, Karang Taruna, TP PKK, ketua RT/RW, tokoh masyarakat serta tokoh ulama. Musyawarah juga dihadiri Camat Udin Casudin SH MSi beserta perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) Lohbener,

Kuwu Langut H Juju Juberudin ST memimpin musyawarah. Dia memulai acara dengan menyampaikan rupa-rupa keluhan masyarakat soal rencana berdirinya toko modern yang berlokasi ditepi jalan raya pantura Desa Langut.

Seperti dihilangkannya akses jalan warga yang bermukim dibelakang bangunan toko. Kecemasan para pedagang kecil terdampak hingga tudingan suap yang diarahkan kepada dirinya.

Kegaduhan itu muncul lantaran pemilik toko modern dinilai tidak memiliki etika selayaknya tamu terhadap tuan rumah. Ditambah lagi, rencana pendirian retail berjejaring itu belum mengantongi ijin dari Pemkab Indramayu bahkan terindikasi menyalahi aturan.

“Pantas saja masyarakat kami bergejolak, lalu menolak. Karena itu tadi, datang tidak secara baik-baik. Prosedur ditabrak,” ucapnya.

Padahal, Kuwu Jiju, sapaan akrab Juju Juberudin, Pemdes Langut dan masyarakatnya sangat terbuka bagi pengusaha yang ingin berinvestasi atau berusaha di Desa Langut. Karena akan membuka lapangan kerja, serta upaya meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Pemdes Langut pun secara khusus memberikan kemudahan dalam hal perijinan, jaminan serta dukungan lainnya supaya investor merasa aman dan nyaman.

Hal itu dibuktikan dengan berdirinya sejumlah rumah sakit, klinik, pergudangan hingga proyek perumahan di Desa Langut. “Itu artinya apa, kita sangat terbuka untuk investor. Asalkan itu tadi, taat aturan dan aspirasi masyarakat diperhatikan,” ujarnya.

Menanggapi soal sinyal direstuinya pendirian toko modern oleh masyarakat. Kuwu Jiju menegaskan, hal itu baru sebatas rekomendasi. Setelah pihak manajemen dan pengelola toko modern dapat memenuhi point-point usulan yang diinginkan masyarakat.

Mulai dari diberikannya akses jalan warga dibelakang toko, rekrutmen tenaga kerja lokal, kerjasama pemasaran produk lokal, pengelolaan parkir oleh Karang Taruna sampai dana CSR untuk kepentingan masyarakat. “Sepanjang aspirasi masyarakat dipenuhi, Pemdes Langut tidak akan keberatan. Soal ijin itu kewenangannya pemerintah daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Udin Casudin SH MSi meminta pihak manajemen dan pengelola toko modern untuk tetap mematuhi regulasi yang berlaku. Tahapan perijinan harus dipenuhi sesuai prosedur. Meskipun masyarakat sekitar telah memberikan persetujuan.

“Sebenarnya, kalau aturan dan prosedurnya ditempuh, tidak akan terjadi persoalan,” tandasnya. (kho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *