Usulkan Raperda Inisiatif soal Perlindungan Guru

oleh -50 views
PERLINDUNGAN GURU: Hilal Hilmawan bersama stakeholder pendidikan saat kegiatan reses, belum lama ini.

INDRAMAYU-Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Hilal Hilmawan SIP MIP mempertegas komitmennya untuk mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif tentang perlindungan profesi guru.

Penegasan itu disampaikannya saat acara kunjungan silaturahmi dan buka puasa bersama elemen masyarakat di wilayah Kecamatan Anjatan, kemarin.

Politisi muda Partai Golkar ini menyatakan, tercetusnya Raperda inisiatif lantaran hingga saat ini belum ada Perda di Jawa Barat yang mengatur perlindungan profesi guru.

Hal itu diketahui usai dirinya menggelar kegiatan reses ke-II tahun Sidang 2020-2021 besama dengan para kepala SMA/SMK di Kabupaten Indramayu belum lama ini.

“Sesuai amanat undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, maka guru harus mendapatkan perlindungan. Oleh karena itu, saya akan usulkan Raperda tentang perlindungan profesi guru di DPRD Jabar. Doakan semoga dipermudah,” terang Hilal Hilmawan.

Setiap anggota dewan, ungkapnya, berhak mengajukan usul rancangan Perda. Hak inisiatif DPRD ini dapat digunakan dalam  memperjuangkan cita-cita dan aspirasi masyarakat.

Pihaknya mengakui selama ini terlihat bahwa  peran legislasi lebih banyak dijalankan oleh  eksekutif dibandingkan dengan legislatif. “Karena memang tidak mudah, prosesnya ribet dan panjang. Tapi saya sudah berkomitmen untuk menggunakan hak inisiatif ini demi dunia pendidikan di Jawa Barat khususnya di Kabupaten Indramayu,” tegasnya.

Lahir dan dibesarkan dari keluarga guru. Ditambah lingkungan pergaulan yang juga selalu bersentungan dengan kalangan pendidik, dosen disalah satu perguruan tinggi di Bumi Wiralodra ini paham betul masalah yang dihadapi dunia pendidikan saat ini. Khususnya di tanah kelahirannya, Indramayu.

Banyak ditemukan masalah. Mulai dari ruang belajar siswa di sekolah yang butuh perbaikan, sarana prasarana yang belum memadai hingga keamaan para guru yang belum terjamin dalam menjalankan profesinya.

“Banyak pekerjaan rumah dunia pendidikan di Jabar ini. Maka saya bertekad untuk memberikan sumbangsih terbaik bagi dunia pendidikan. Sekali lagi mohon doa dan dukugannya,” tandas Hilal. (kho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *