Tujuh Rumah Rusak Parah, Minta Tanggul Segera Diperbaiki

oleh -48 views
TANAH AMBLES: Selain tanggul Sungai Cimanuk, sejumlah rumah warga Blok Rengaspayung Desa Kertasemaya juga mengalami kerusakan akibat ambles, kemarin. Warga meminta agar dilakukan perbakikan secepatnya. FOTO: ANANG SYAHRONI/ RADAR INDRAMAYU

Selain tanggul Sungai Cimanuk, tujuh rumah warga Blok Rengaspayung Desa Kertasemaya di pinggir sungai juga terdampak tanah ambles. Hal itu berdasarkan pendataan dan laporan dari pihak Pemcam Kertasemaya, Rabu (27/10).

ANANG SYAHRONI, Kertasemaya

HASIL assessment jumlah warga terdampak tanah ambles di Blok Rengaspayung sudah diserahkan ke BPBD Kabupaten Indramayu. Untuk tindak lanjut penanganan warga terdampak dan antisipasi banjir akibat tanggul ambles, diserahkan kepada pihak berwenang. Termasuk soal jumlah penghitungan kerugian yang diakibatkan tanah ambles itu.

 “Sejak seminggu yang lalu kita serahkan hasil pendataan jumlah rumah yang terdampak. Ada tujuh rumah yang terdampak, tapi kita hanya sebatas diproses assessment pendataan saja. Untuk jumlah kerugian warga yang ditimbulkan bencana alam ini belum ada karena harus dengan tenaga ahli juga,” terang Camat Kertasemaya Ade Sukma kepada Radar Indramayu di ruang kerjanya, kemarin.

Sejauh ini, kata Ade, belum ada kepastian terkait sistem ganti rugi bagi rumah warga yang mengalami kerusakan.

“Apakah bentuknya ganti rugi atau relokasi ini belum dibicarakan. Tentunya ini butuh kesepakatan dari warga-warga yang terdampak, maunya bagaimana, saya sudah instruksikan pemdes agar segera melaksanakan musyawarah, apa relokasi atau ganti rugi,” tuturnya.

Pihaknya menerima informasi dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung akan melalukan penaganan sementara untuk mengantisipasi banjir di sekitar tanggul ambles agar tidak masuk ke permukiman warga.

Untuk itu, pihaknya juga terus melalukan pemantauan kondisi tanggul secara berkala termasuk kondisi pemukiman warga.

“Pihak BBWS sebelumnya datang, dan membicarakan terkait penanganan, akan ada penanganan secara parsial terlebih dulu untuk antisipasi banjir,” katanya.

Sementara itu, salah seorang warga terdampak, Reca berharap, ada ganti untung terhadap rumah-rumah warga yang terdampak tanah ambles. Termasuk rumahnya yang mengalami kerusakan cukup parah.

Selain itu, Reca juga mengiginkan agar perbaikan tanggul tidak hanya sementara melainkan dilakukan secara permanen.

Diakui Reca, warga di desanya ingin perbaikan tanggul secepatnya karena sudah masuk musim hujan. “Warga disini sangat waswas dengan air sungai yang sewaktu-waktu bisa merendam permukiman karena tanggulnya ambles,” ujar Reca.

Untuk itu, dirinya bersama warga menginginkan agar perbaikan tanggul dilakukan secepatnya. “Kami berharap ada keputusan terkait nasib kami, dan tempat tinggal kami,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.