Tidak Semua Nakes Divaksin, Fokopimcam Gelar Simulasi Vaksinasi

oleh -32 views
MONITOR: Ketua Tim GTTP Covid-19, Kecamatan Bongas Iing Kuswara SSTP MSi memonitor persiapan kedatangan vaksin di UPTD Puskesmas Bongas dan Sidamulya, Kamis (28/1). FOTO: KHOLIL IBRAHIM/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Suntikan perdana dalam kampanye vaksinasi Covid-19 bakal menyasar para tenaga kesehatan (nakes). Dijadwalkan mulai awal Februari nanti.

Berdasarkan data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTTP) Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Kabupaten Indramayu, tercatat sebanyak 4.837 nakes yang sudah terregistrasi sebagai penerima vaksin gelombang pertama.

Namun, tak semua tenaga kesehatan dapat divaksinasi atau ditunda karena sejumlah alasan. Diantaranya merupakan penyintas Covid-19, memiliki komorbid (penyakit penyerta), atau sedang hamil. Kondisi yang terakhir, rupanya banyak dialami para nakes.

Para nakes di UPTD Puskesmas Bongas misalnya. Dari sebanyak 54 orang, terdata 14 nakes tidak memungkinkan untuk divaksin. Beberapa diantaranya karena lagi hamil.

Demikian pula di UPTD Puskesmas Anjatan. Dari sebanyak 49 nakes, lima diantaranya belum dapat divaksin. Juga karena lagi hamil atau masih menyusui.

“Belum memungkinkan untuk divaksin, dikarenakan ada yang tengah hamil dan punya riwayat penyakit jantung. Jumlahnya 14 orang dari 54 nakes di UPTD Puskesmas Bongas,” kata Ketua Tim GTTP Covid-19, Kecamatan Bongas Iing Kuswara SSTP MSi.

Sampai saat ini, tegas dia, tidak ada reaksi penolakan dari tenaga kesehatan untuk vaksinasi. Mereka menyatakan kesiapannya. Baik nakes di UPTD Puskesmas Bongas dan Sidamulya maupun klinik-klinik.

Iing Kuswara yang juga Camat Bongas ini menambahkan, berbagai persiapan telah dilakukan dengan baik oleh jajaran UPTD Puskesmas serta dukungan dari GTTP Covid-19 Kecamatan Bongas.

Selain penyediaan fasilitas penyimpanan vaksin, juga telah dilakukan simulasi pelayanan vaksinasi di Puskesmas Bongas maupun Sidamulya. Simulasi tersebut dilaksanakan agar petugas kesehatan mengetahui proses penyuntikan vaksinasi Covid-19 yang direncanakan pada Februari nanti.

SIMULASI VAKSINASI

Sementara itu, Puskesmas Cantigi melakukan simulasi vaksinasi Covid-19 pada tenaga kesehatan dijajarannya, termasuk Forum Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) setempat, Kamis (28/1).

Puskesmas bersama Forkopimcam juga menunggu kedatangan pendistribusian vaksin Covid-19 Sinovac.

Simulasi dilakuian di ruang pemeriksaan medis Puskesmas Camtigi. Seluruh nakes bersama Camat Cantigi, Rusyad Nurdin, ST, Kapolsek Iptu Heriyanto, Danramil Kapten Inf Sudiyanto, serta Kepala Puskesmas Cantigi H Warno SIK MM, ikut simulasi penyuntikan.

Dalam kesempatan itu, H Warno mengatakan, simulasi dilakukan untuk persiapan pelaksanaan program vaksinasi Covid-19. Dalam pelaksanaanya nanti, penyuntikan vaksin terlebih dahulu dilakukan terhadap Nakes dan pimpinan wilayah Kecamatan.

“Untuk pelaksanaan penyuntikan vaksin Covid – 19 terhadap masyarakat akan dilakukan Februari nanti. Tapi terlebih dahulu di prioritaskan bagi tenaga kesehatan Puskesmas Cantigi,” ujarnya.

Warno menjelaskan, dalam pelaksanannya nanti (penyuntikan red) vaksin Covid-19 Sinovac bagi masyarakat dilakukan secara bertahap. Untuk tempat vaksinasi dipusatkan di Puskesmas Cantigi.

Sementara Camat Cantigi, Rusyad Nurdin, mengatakan, Forkopimcam juga sedang menunggu kedatangan vaksin Covid – 19 Sinovac dan siap melakukan pengawalan. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk siap di vaksin. “Saya bersama Pak Danramil dan Kapolsek ikut disimulasi vaksin Covid-19. Kami siap divaksin,” tegas mantan Sekcam Patrol tersebut. (kho/kom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *