Terobosan Vaksin di Malam Hari

oleh -41 views
TEROBOSAN: Vaksin in The Night, salah satu terobosan Satgas GTTP Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Kecamatan Haurgeulis bekerjasama dengan kafe Kopi Janji Jiwa dalam memercepat terbentuknya herd community. FOTO: KHOLIL IBRAHIM/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Satuan Gugus Tugas Percepatan Penangangan (Satgas GTTP) Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Kecamatan Haurgeulis membuat terobosan. Demi percepatan capaian vaksinasi.

Yakni dengan menggelar Vaksin in The Night atau kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan pada malam hari. Menggandeng kafe Kopi Janji Jiwa, Vaksin in The Night perdana dihelat Sabtu malam (9/10).

Terbuka untuk umum, ratusan warga antusias menikmati layanan vaksinasi gratis bertempat di areal parkir kafe Kopi Janji Jiwa di tepi jalan Jendral Sudirman No 68, Haurgeulis.

Ketua Satgas, Rory Firmanysah SSTP MSi mengatakan, Vaksin in The Night bertujuan untuk memberi kesempatan masyarakat yang tidak bisa meninggalkan kegiatan atau pekerjaannya pada jam kerja, yaitu pagi hingga sore.

Karena kesibukannya tidak sempat mengikuti vaksinasi pada siang hari. Sasarannya anak usia diatas 12 tahun, dewasa maupun lansia.

“Perluasan pelayanan vaksin di malam hari ini sengaja kami laksanakan demi memfasilitasi warga yang belum tervaksin, karena terbentur waktu kerja. Dengan adanya terobosan ini, kami optimis program vaksinasi dapat selesai dengan cepat sesuai target dari Pemerintah terkait pembentukan herd immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus corona,” terang Rory.

Pihaknya bersyukur, kegiatan ini direspons antusias masyarakat. Terdata sebanyak 130 lebih warga yang berhasil divaksin baik dosis pertama maupun kedua.

“Ya, meskipun dilaksanakan malam hari, tapi antusiasme masyarakat cukup tinggi untuk mengikuti vaksinasi Covid-19,” ujarnya.

Selain di malam hari, Rory yang juga Camat Haurgeulis ini mengungkapkan, pelayanan vaksin gratis untuk masyarakat terus berjalan di semua UPTD Puskesmas.

“Untuk masyarakat yang belum dan sudah melaksanakan vaksin, Saya pesan supaya tetap menerapkan protokol kesehatan dimanapun berada. Jangan merasa sudah di vaksin lalu mengabaikan prokes. Karena itu demi keselamatan bersama untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tandasnya. (kho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.