Sebarkan Relaksasi Bayar PKB, Sosialisasi Program Triple Sambangi Langsung Nelayan

oleh -38 views
SASAR NELAYAN: Samsat Haurgeulis memasifkan sosialisasi Program Triple Untung Plus kepada kalangan nelayan di Pesisir Pantai Eretan Kecamatan Kandanghaur, kemarin. FOTO: KHOLIL IBRAHIM/RADAR INDRAMAYU

Kantor Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Indramayu II Haurgeulis atau lebih dikenal dengan Samsat Haurgeulis terus memasifkan sosialisasi Program Triple Untung Plus.

KHOLIL IBRAHIM, Haurgeulis

SALAH satu yang dilakukan adalah menyebarkan informasi relaksasi pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) ini kepada kalangan nelayan di Pesisir Pantai Eretan, Kecamatan Kandanghaur.

Woro-woro dilakukan melalui penyebaran pamflet, pemasangan spanduk hingga interaksi langsung kepada para nelayan yang sedang beristirahat di atas kapal di kawasan Tempat Pelelangan Ikan.

“Alhamdulillah para nelayan sangat antusias untuk memanfaatkan sebaik-baiknya program Triple Untung Plus ini. Kami juga acungkan jempol bagi nelayan yang taat bayar pajak kendaraan bermotornya,” kata Kepala Samsat Haurgeulis, H Deni Handoyo SSos MM didampigi Kasubbag Tata Usaha, Bagus Setiadi SH kepada Radar, Rabu (22/9).

Dijelaskannya, Program Triple Untung Plus memang dihadirkan kembali untuk meringankan beban wajib pajak khususnya masyarakat di wilayah Inbar di tengah pandemi Covid-19.

Di samping itu, pajak yang dibayarkan oleh masyarakat akan membantu pembangunan di Kabupaten Indramayu, termasuk di dalamnya penguatan fasilitas kesehatan untuk penanggulangan Covid-19.

“Potensi pendapatan pajak dari kalangan nelayan ini sangat besar. Makanya kita genjot. Tentunya pula, pajak kendaraan yang ditunaikan oleh nelayan ini akan kembali juga untuk kemaslahatan mereka,” terangnya.

Deni Handoyo memaparkan, relaksasi Program Triple Untung Plus ini meliputi bebas denda PKB, bebas Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) II hingga bebas tunggakan PKB tahun ke-5.

Tiga keuntungan yang bisa diperoleh wajib pajak dari program yang berlaku mulai 1 Agustus hingga 24 Desember 2021 ini.

Pertama, bebas denda bagi warga yang terlambat membayar PKB. Namun, pembebasan denda ini tidak berlaku untuk kendaraan bermotor baru, ubah bentuk, lelang/eks-dump yang belum terdaftar serta belum ganti mesin.

Kedua, bebas pokok dan denda BBNKB II. Keringanan ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang ingin melakukan proses BBNKB kedua dan seterusnya di wilayah Jawa Barat.

Ketiga, bebas tunggakan PKB tahun kelima. Pemberian Bebas Tunggakan PKB tahun ke-5 ini diberikan kepada Wajib Pajak yang memiliki kewajiban tunggakan pajak lebih dari 5 tahun.

Tak hanya itu, selain ada bebas dan diskon, Tim Pembina Samsat Jabar bekerja sama dengan bank bjb, menyiapkan berbagai hadiah untuk para wajib pajak yang taat membayar pajak.

Adapun hadiah menarik yang bisa dimenangkan antara lain, 1 unit sepeda motor 150 cc, 5 unit sepeda Motor 110 cc, 10 tabungan BJB masing-masing Rp5 juta, 20 tabungan BJB masing-masing senilai Rp1 juta dan hadiah hiburan berupa 20 BJB DigiCash senilai masing-masing Rp200 ribu.

“Kalau melihat animo masyarakat sampai dengan dua bulan ini luar biasa yang sudah memanfaatkan Triple Untung Plus. Kami optimis kalangan nelayan juga akan menikmati program ini,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.