Satgas Tutup Pasar Sandang Jatibarang

oleh -132 views
TUTUP SEMENTARA: Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Jatibarang melakukan sosialisasi penutupan sementara aktivitas pasar sandang sampai 5 Juli 2021, kemarin. FOTO: ANANG SYAHRONI/ RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU- Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kecamatan Jatibarang akan menutup Pasar Sandang Mingguan Jatibarang. Rencananya, penutupan pasar yang sudah dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Nomor 443/249/Umum tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akan dilakukan selama sepekan lebih, dari tanggal 27 Juni sampai 5 Juli 2021.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Jatibarang, Indra Mulyana AP MSi mengatakan, penutupan sementara kegiatan niaga di Pasar Sandang Mingguan Jatibarang, dilakukan untuk mengendalikan laju penyebaran virus corona yang mengalami lonjakan di semua daerah  pada beberapa hari terakhir.

Termasuk, di Kabupaten Indramayu yang mengalami lonjakan, sehingga sangat diperlukan upaya tindakan tegas dan terukur dari Satgas Penanganan Covid-19 di semua tingkat untuk menghentikan laju penyebaran virus.

“Hari ini (kemarin, red), kita sosialisasikan kepada para pedagang dan membagikan surat edarannya sejak hari ini (Rabu) sampai tanggal 5 Juli 2021, aktivitas pasar ditutup sementara, karena ini demi keselamatan semuanya,” kata Indra saat memberikan imbauan kepada pedagang pasar, kemarin (23/6).

Untuk memutus mata rantai penyebaran virus juga, pihaknya melakukan aturan pemberlakuan pembetasan kegiatan masyarakat (PPKM) untuk berbagai aktivitas kegiatan masyarakat seperti pembatasan jam operasi rumah makan.

“Untuk tempat makan dan minum maksimal 25 persen dari kapasitas ruangan. Pembatasan jam operasional sampai pukul 20.00 WIB termasuk layanan pesan antar atau dibawa pulang sesuai jam operasional, termasuk pusat perbelanjaan yang semua harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” tuturnya.

Selain rumah makan, pihaknya juga membatasi jam operasional dan kapasitas di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jatibarang. “Jumlah pengunjung hanya 25 persen, dan hanya peroperasi sampai pukul 18.00 WIB. Semoga pedagang dapat bekerjasama, ini juga demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu pedagang Jupri mangaku pasrah apabila kegiatan pasar ditutup untuk sementara waktu meski sempat kecewa.

“Kecewa jelas ada, tapi mau bagaimana lagi, prokes saya terapkan. Pedagang hanya bisa berharap Covid-19 di Indramayu cepat turun agar kegiatan usaha pedagang bisa kembali seperti semula lagi,” ujarnya. (oni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.