Satgas TMMD Banjir Pujian

oleh -96 views
GOTONG ROYONG: Masyarakat bersama prajurit TNI bergotong royong melakukan perbaikan rutilahu desa pada kegiatan TMMD ke-109 di Desa Gantar Kecamatan Gantar, kemarin. FOTO: ISTIMEWA

INDRAMAYU-Pembangunan sebanyak 34 unit rumah tidak layak huni (rutilahu) program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 Kodim 0616/Indramayu di Desa Gantar, Kecamatan Gantar dinyatakan tuntas.

Satuan Tugas (Satgas) TMMD banjir ucapan terima kasih dari warga para penerima bantuan program bedah rumah.

Seperti dilontarkan Enjun. Warga Blok Wagir RT 01 RW 07 ini berulang kali mengucapkan terima kasih kepada para prajurit TNI yang baru saja menuntaskan pekerjaan pengecetan kediamannya.

Rona wajahnya pun tampak haru bercampur bahagia. Ia begitu senang sekaligus bersyukur karena akhirnya bisa mendiami rumah layak huni melalui program TMMD di desanya.

“Bisa membangun rumah ibarat mimpi yang menjadi kenyataan. Kalau tidak ada program TMMD, mana mungkin kami bisa bangun rumah. Alhamdulillah pemerintah desa ikut membantu, tetangga juga kompak swadaya dan gotong-royong. Saya senang sekali. Bersyukur. Semoga ini bisa menjadi amal kebaikan buat bapak-bapak TNI,” tutur Enjun.

Demikian pula Rastinah, warga Blok Gantar 1 RT 01 RW 01. Ia tak henti-henti berucap syukur dan terima kasih. Ucapan spontan itu dilontarkan setelah rumah mungilnya yang tak layak huni dan nyaris ambruk kini telah dirombak, lagi dibangunkan rumah baru. “Alhamdulillah, terima kasih bapak-bapak TNI. Akhirnya bisa dibangunaken rumah bagus, sederhana. Terima kasih, terima kasih, ucap Rastinah.

Sebagai tanda syukur, Rastinah, Enjun serta warga lainnya pun menggelar acara syukuran secara sederhana bersama para prajurit TNI. Acara syukuran diwarnai dengan makan bancakan serta doa bersama. Meski sederhana namun tidak mengurangi kekhidmatan acara.

Pgs Dandim 0616/Indramayu Letkol Inf Heri Rustanto melalui Komandan SSK, Kapten Inf Nakromin menjelaskan, pembangunan sebanyak 34 unit rutilahu merupakan bagian dari program fisik pelaksanan TMMD.

Warga penerima manfaat tersebar di sejumlah blok. Mulai Blok Gantar, Blok Tanjung Jati, Tanjung Garut, Nambo, Salam, Awisan, Tanjung Mulya, Tanjung Mekar, Wagir, Pesayangan, Cayur, Palasah dan Blok Maja.

Selama pekerjaan pembangunan diterjunkan prajurit TNI dari Korem 063/Sunan Gunung Jati Cirebon, Kodim 0616/Indramayu, TNI AL Lanal Cirebon, TNI AU Lanud Surya Darma Subang, serta dukungan dari pemerintah desa dan jajaran Polres Indramayu.

“Antusias masyarakat Desa Gantar sangat luar biasa. Itulah kenapa progres pembangunan rutilahu ini bisa selesai lebih cepat. Di samping memang, masyarakat menginginkan sekali agar pekerjaan pembangunan kegiatan TMMD segera tuntas. Supaya mereka bisa langsung merasakan manfaatnya,” terang Kapten Inf Nakromin.

Dia menguraikan, menjelang penutupan TMMD, sejumlah pekerjaan pembangunan lainnya juga selesai 100 persen. Diantaranya pembangunan jembatan, jalan, drainase, poskamling, serta landasan kontainer bak sampah.

Selain fisik, dilaksanakan pula kegiatan non fisik selama pelaksanaan TMMD yang hampir seluruhnya telah dikerjakan. Yaitu pemberian bantuan bibit pohon program penghijauan, sosialisasi dan pelatihan industri rumah tangga, penyuluhan tribina PPKB serta pelayanan adminstrasi kependudukan menggandeng Disdukcapil Kabupaten Indramayu.

“Pelaksanaan kegiatan non fisik TMMD dengan tidak mengabaikan protokol kesehatan. Sehingga, hasil akhir yang didapat bisa maksimal. Pekerjaan bisa selesai tepat waktu dan personel yang dilibatkan dalam kondisi sehat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kuwu Desa Gantar, Manan memberikan apresiasi dan terima kasih karena desanya dipilih menjadi lokasi TMMD. Dia meyakini, program TMMD menjadi salah satu upaya untuk membantu mendongkrak peningkatan pembangunan desa. Baik SDM maupun infrastrukturnya. Sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi warga.

“Lebih penting lagi, dengan adanya program TMMD dari TNI ini mampu membangkitkan kebersamaan, semangat gotong royong dan saling membantu dari masyarakat untuk membangun desa,” terangnya. (red)