Satgas Covid-19 Semprot Fasilitas Umum

oleh -29 views
CEGAH COVID: Satgas Covid Kecamatan Jatibarang dan Desa Jatisawit melakukan penyemprotan disenfektan di permukiman warga dan sarana umum, kemarin. FOTO: ANANG SYAHRONI/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU- Untuk memutus penyebaran virus corona, Satgas Covid-19 Kecamatan Jatibarang bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Jatisawit melakukan penyemprotan cairan disinfektan di permukiman warga dan tempat umum, kemarin.

Kuwu Jatisawit, Wardam mengatakan, penyemprotan masal permukiman warga yang melibatkan semua unsur ini, untuk menekan penyebaran virus corona, mengingat Kabupaten Indramayu kembali menyandang zona merah.

Untuk itu, pihaknya menyemprotkan cairan disinfektan di sejumlah fasilitas umum seperti gedung sekolah, sarana ibadah dan sarana umum lainnya yang rentan menjadi tempat orang berkumpul. “Memutus rantai penyebaran Covid-19 merupakan tanggung jawab bersama. Dan, penyemprotan ini bukti konkrit Satgas Covid-19 tingkat kecamatan dan desa,” ujarnya.

Lebih lanjut, dikatakan Wardam, selain melakukan penyemprotan disinfektan, juga memberikan edukasi kepada warga untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) yakni 3M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak untuk mencegah penyebaran virus corona.

Dalam kesempatan itu, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 kecamatan dengan menggunakan mobil dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Jatibarang berkeliling ke permukiman warga memberikan imbauan agar warga mewaspadai penyebaran virus corona, dan mematuhi prokes 3M.

Kasi Trantib Kecamatan Jatibarang, Wawan Gunawan didampingi anggotanya mengatakan, Satgas Covid-19 Kecamatan sengaja terjun langsung ke desa-desa agar masyarakat desa lebih paham bahaya yang bisa terjadi bila terpapar virus, yang tidak hanya merugikan sendiri tetapi keluarga dan orang lain.

Untuk itu, sambung Wawan, pihaknya menggencarkan operasi yustisi dengan memberikan edukasi penerapan disiplin prokes 3M kepada masyarakat desa. Diakui Wawan, dalam operasi yustisi masih ada warga yang tidak memakai masker saat bepergian ke luar rumah.

“Operasi yustisi selalu dijalankan. Itu dilakukan untuk memberikan edukasi penerapan prokes 3M kepada warga terutama memakai masker saat bepergian keluar rumah sayang sendiri, keluarga dan orang lain. Dengan gerakan disiplin 3M diharapkan penyebaran virus corona bisa diminimalisir,” pungkasnya. (oni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *