Relawan Covid-19 Periksa Setiap Kendaraan yang Datang

oleh -287 views
KETAT: Relawan Covid-19 Blok Tukwulu Desa Bondan Kecamatan Sukagumiwang melakukan pengecakan suhu tubuh warga yang melintas di jalan desa, kemarin (7/5). FOTO: ANANG SYAHRONI/ RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU- Sejak diberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), jalur perbatasan semakin diperketat.

Hal itu terlihat di Posko Relawan Covid-19 Blok Tukwulu Desa Bondan Kecamatan Sukagumiwang, yang berbatasan dengan Kabupaten Cirebon dan Majalengka.

Pantauan di lapangan, Kamis (7/5), setiap kendaraan yang baru datang dan hendak masuk ke wilayah Kabupaten Indramayu dipersika. Para relawan juga mengecek suhu tubuh pengendara. Jika suhu tubuh normal, pengendara bisa langsung melanjutkan perjalanan.

Relawan Posko Covid-19 Desa Bondan, Saptari menyatakan, Posko Relawan Covid-19 di Blok Tukwulu adalah langkah untuk mencegah penyebaran virus corona di desa. Pasalnya, kata Saptari, Blok Tukwuli Desa Bondan letaknya di daerah perbatasan antara Kebupaten Cirebon, dan Kabupaten Majalengka sehingga rawan kendaraan luar daerah yang masuk ke Kabupaten Indramayu.

“Warga luar desa dari Cirebon atau Majalengka yang datang diperiksa cek suhu tubuh dan lainnya. Ini langkah antisipasi saja, jangan setengah-setengah. Semua ingin secara total dan maksimal. Agar selama PSBB di Jawa Barat khususnya Kabupaten Indramayu bisa selesai,” ujarnya.

Menurutnya, penanganan Covid-19 harus serius dilakukan oleh semua stakeholder termasuk sampai tingkat desa dan RT/RW. “Langkah ini dilakukan untuk mengikuti instruksi pemerintah daerah yang sudah menerapkan PSBB,” katanya.

Sementara itu, Tokoh Pemuda Blok Tukwulu, Wahyudi mengatakan, virus corona merupakan kejadian yang luar biasa, sehingga membutuhkan penanganan serius dengan mengikut sertakan masyarakat.

“Masyarakat harus lebih proaktif mendukung langkah pemerintah dalam penanganan wabah Covid-19. Salah satunya menyukseskan program PSBB selama 14 hari kedepan,” ujarnya.

Dengan mendukung program PSBB, lanjut Wahyudi, dapat mempercepat proses pencegahan serta memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Indramayu. “Jangan anggap remeh. Jika PSBB ini benar-benar ditaati semua penduduk Indramayu, Insya Allah penyebaran corona ini bisa terputus,” katanya. (oni)