Ratusan ASN Antre Divaksin di Pendopo

oleh -240 views
VAKSIN : Pendopo Kabupaten Indramayu djadikan tempat pelaksanaan vaksin Covid-19 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Senin (08/03). FOTO: UTOYO PRIE ACHDI/RADAR INDRAMAYU

RATUSAN aparatur sipil negara (ASN) tampak memadati Pendopo Kabupaten Indramayu, Senin (8/3), mengawali pelaksanaan vaksinasi bagi ASN di lingkungan Pemkab Indramayu.

Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, dr Deden Boni Koswara mengatakan, data 36.900 ASN yang siap divaksin pada tahap kedua ini masih bercampur dengan tenaga honorer.

Deden mengatakan, ASN masuk kategori pelayan publik yang diprioritaskan mendapat vaksin pada tahap kedua di Kabupaten Indramayu. Selain ASN, kategori lainnya diantaranya TNI-Polri, lansia, tenaga pendidik, wartawan, dan pelayan publik lainnya juga diprioritaskan disuntikan vaksin. Selain itu, pedagang pasar tradisional juga akan divaksin juga.

Pantauan Radar di lokasi, para ASN di Kabupaten Indramayu tampak percaya diri (PD) saat disuntikan vaksin. Mereka bahkan minta temannya untuk mengambil foto. Meski demikian ada juga yang merasa ketakutan.

Deden mengungkapkan, untuk vaksinasi Covid-19 tahap kedua ini, Kabupaten Indramayu diketahui mendapat jatah sebanyak 24.300 dosis vaksin untuk dua kali suntikan. Adapun jumlah sasaran sebanyak 12.150 orang

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap kedua di Kabupaten Indramayu sudah mencapai 1,3 persen. Sedangkan pada tahap pertama kemarin, pencapaian vaksinasi di Kabupaten Indramayu melebihi target, yakni mencapai 107 persen.

“Berdasarkan hasil evaluasi, vaksinasi tahap kedua ini baru 1,3 persen, untuk tahap satu 107 persen,” ujar Deden.

Pantauan di Pendopo Kabupaten Indramayu, Senin (8/3), sejak pagi ratusan ASN sudah antre untuk bisa mendapatkan vaksin. Ada yang percaya diri. Ada pula yang terlihat tegang.

“Terus terang saya takut disuntik, namun pada akhirnya terpaksa harus divaksin juga. Rasanya cegot-cegot tapi cuma sebentar,” ungkap Dedi. Salah seorang ASN. (oet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *