Puluhan Pengendara Putar Balik, Penjagaan Ekstra di Posko-Posko Penyekatan Wilayah Perbatasan

oleh -93 views
PEMERIKSAAN: Satgas Covid-19 Kecamatan Sukagumiwang periksa pengendara di Jalan Raya Sukagumiwang dalam ops penyekatan, sebanyak 50 pengguna jalan diputar balik, kemarin. FOTO: ANANG SYAHRONI/ RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU– Tim gabungan dari Satgas Covid Kecamatan Sukagumiwang putar balik pengguna jalan yang melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa dan Bali di wilayah perbatasan Kabupaten Indramayu dan Majalengka. 

Sedikitnya 50 pengguna jalan pemotor dan pengendara mobil diputar balik karena tidak bisa menunjukkan syarat diizinkannya perjalanan selama masa PPKM Darurat Jawa dan Bali yang berlaku sampai tanggal 20 Juli 2021. 

Kasi Trantibum Kecamatan Sukagumiwang Taryono SH menyebutkan, wilayah Kecamatan Sukagumiwang merupakan daerah di perbatasan Kabupaten Indramayu yang letaknya secara langsung berbatasan dengan dua kabupaten yakni Kebupaten Cirebon dan Kabupaten Majalengka. Sehingga membuat satgas melakukan penjagaan ektra di posko-posko penyekatan di dua perbatasan wilayah tersebut.

“Untuk wilayah perbatasan kita optimalkan peran satgas tingkat desa, kita lakukan penyekatan dan pemeriksaan kepada warga khususnya pengguna jalan yang dari luar daerah dan pengendara lokal juga kita cek semua kelengkapan prokesnya,” ucap Taryono pada Radar Indramayu, kemarin (16/7).

Dalam pemeriksaan tersebut petugas Satgas Covid-19 Kecamatan Sukagumiwang mengecek kelengkapan prokes pengguna jalan, mulai dari surat atau bukti keterangan telah divaksin, dan kelangkapan prokesnya memakai masker. Sampai menanyakan keperluan melakukan perjalanannya. Kemudian untuk memastikan kesehatan pengguna jalan mereka bekerjasama dengan pihak puskemas yang akan mengecek suhu tubuh pengguna jalan.

Masih dikatakan Taryono, selama melakukan penyekatan masih banyak warga yang masih abai dalam melengkapi pemakaian masker, sehingga membuatnya harus menindak tegas dengan memutar balik kendaraan pengguna jalan. Selain itu selama menjalankan tugas di titik pos penyekatan pihaknya mengingatkan kembali warga agar mematuhi aturan perjalanan selama masa PPKM Darurat. 

“Untuk bukti telah divaksin kita berlakukan untuk pengguna jalan luar daerah, sedangkan warga lokal karena perjalananya sebatas wilayah lokal hanya diperiksa kelengkapan prokes, tujuan dan keperluannya, sedangkan sanksi hanya sebatas diberi peringatan didata, dan pelanggar di putar balik, surah balik lagi,” jelasnya. (oni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.