PT Brantas Abipraya Genjot Perbaikan Saluran di Indramayu dan Majalengka

oleh -139 views

INDRAMAYU _Untuk meningkatkan bidang sektor pertanian, sistem irigasi alias pengairan, tentu jadi satu komponen yang sangat penting. Mengapa? Sebab, irigasi merupakan sistem atau teknik utama yang wajib dipikirkan dalam membangun bisnis pertanian maupun perkebunan.

Tak heran apabila pemerintah melalui BWWS terus mengoptimalkan pembangunan irigasi di Kabupaten Indramayu. Salah satunya dilakukan oleh PT Brantas Abipraya (BB) sedang melakukan perbaikan saluran irigasi di Kabupaten Indramayu dan Majalengka.

“Sasaran kegiatan RIMP LSS 05 PT BB adalah pemasangan top pondasi, lini menggelar grevel di Desa Pegedangan. Juga melakukan pengecoran LC pemasangan precast, pemadatan jalan menuju tanggul,”jelas Bram Mahardiyanto
didampingi Casnadi, Bagian Humas PT BB kepada wartawan di lapangan, kemarin.

Casnadi menjelaskan, kegiatan pemadatan jalan tanggul ini guna mempermudah akses menuju lokasi kerja di tanggul saluran sekunder wikayah Bangodua.

Kegiatan proye di Desa Sukadana Kecamatam Tukdana sedang melaksanakan pengecoran dinding dan lantai oleh PT Eka Beton. Lalu pemasangan besi parape, begisting, pengerasan jalan dengan batu pasir untuk akses ke lokasi kerja di saluran sekunder Tukdana SS.B.TA 1 dan SS.B.TA 2 sepanjang 1.080 meter.

Dilanjutkan ke Desa Sukaperna saat ini sedang dikerjakan pengurasan saluran sekunder Bangodua. Pembuatan sodetan sementara dan pengurasan saluran sekunder menggunakan excavator mini dan pemasangan top pondasi, serta boplang.

Ditambahkannya, kegiatan RIMP LSS 05 PT BB di saluran sekunder di Desa Bangodua Kecamatan Bangodua. Di antaranya sedang
merapihkan tepi saluran menggunakan excavator.

Kemudian kita lakukan kegiatan di saluran sekunder di Desa Karanggetas Kecamatan Bangodua juga sama melakukan pengurasan. Termasuk di Desa Pangkalanpari Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka.

Mereka (pekerja, red) sedang pemasangan begisting, pengecoran lantai dan dinding dan pengerukan tanah untuk memperlebar saluran sekunder sumber (sss) sepanjang 1000 m oleh PT Adhimix Beton.”Semua pekerjaan berjalan lanjar dan tetap mengedepankan prokes. Semua pekerja dites suhu badannya dan selalu memakai masker serta jaga jarak,”pungkasnya. (rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *