Proyek Pembangunan Irigasi Rentang Dimulai

oleh -152 views

INDRAMAYU – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional, Pemerintah telah melaksanakan serangkaian usaha terus menerus yang bertitik pada sektor pertanian. Di antaranya pembangunan di bidang pengairan guna menunjang peningkatan produksi pangan.

Candra Nata Maulana selaku Site Operasional Manager PT. Brantas Abipraya (Persero) RIMP LSS – 05.ondisi menjelaskan jaringan Irigasi Rentang di Kabupaten Indramayu saat ini mengalami sedimentasi pada saluran dan kerusakan pada beberapa bangunan bagi/sadap yang mempengaruhi layanan air irigasi ke sawah-sawah.

Kementerian PUPR melalui BBWS Cimanuk – Cisanggarung, Ditjen Sumber Daya Air melaksanakan rehabilitasi/modernisasi. Peningkatan dan modernisasi jaringan irigasi rentang. yang bertujuan untuk mengembalikan fungsi saluran dan mengoptimalkan distribusi air irigasi ke sawah-sawah serta meningkatkan efisiensi penggunaan air irigasi.

PT. Brantas Abipraya (Persero) Beserta dengan Kontraktor lainnya, melalui proses tender, ditunjuk oleh BBWS Cimanuk – Cisanggarung untuk melaksanakan Moderenisasi Saluran Irigasi Rentang Kabupaten Indramayu yang telah dimulai sejak Agustus 2020 lalu. “Kami berharap dengan proyek yang ditargetkan 3 tahun selesai ini dapat meningkatkan kapasitas saluran irigasi. Mengembalikan fungsi layanan terhadap areal sawah, serta mengembalikan sistem irigasi. Adapun lokasi pekerjaan PT. Brantas Abipraya ini meliputi 5 Saluran Sekunder dan 9 Saluran Pembuang,”jelasnya.

Disisi lain kami juga berharap dukungan dari warga, dan tokoh-tokoh masyarakat. Agar pekerjaan ini berjalan dengan lancar dan kondusif sehingga dapat selesai sesuai dengan waktu yang ditargetkan dan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh warga sekitar,”imbuhnya.

Dijelaskannya untuk kegiatan yang sedang dikerjakan sampai dengan saat ini meliputi galian normalisasi saluran Pembuang dan pekerjaan Flume beserta Lining pada saluran Sekunder.

Selain itu, ditengah situasi Pandemi Covid 19 yang berdampak pada mata pencaharian masyarakat, Kementerian PUPR melalui BBWS Cimanuk – Cisanggarung mencanangkan program padat karya. Salah satunya menyasar masyarakat terdampak di sekitar kegiatan konstruksi.

BBWS Cimanuk Cisanggarung, kata dia, bersama dengan PT Brantas Abipraya (Persero) melalui kegiatan Pekerjaan Rentang Irrigation Modernization Project (RIMP) Package LSS – 05, bersinergi melaksanakan Program Padat Karya dengan membuka posko pendaftaran serta perlibatan masyarakat sekitar terdampak. Program ini telah terlaksana dan difokuskan mulai bulan Februari 2021 sampai menjelang hari raya Idul Fitri. (rilis/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *