Plt Bupati Siap Divaksin Pertama

oleh -39 views
SUPAYA TAHU: Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu menggelar simulasi vaksinasi Covid-19, di Puskesmas Margadadi, Jumat (8/1). FOTO: UTOYO PRIE ACHDI/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Kabupaten Indramayu menggelar simulasi pemberian vaksin jelang vaksinasi pekan depan secara serentak se-Indonesia. Simulasi pemberian vaksin dipusatkan di Puskesmas Margadadi, Jumat (8/1), dihadiri oleh Plt Bupati Indramayu Taufik Hidayat, Kepala Dinas Kesehatan Deden Bonni Koswara, Pemcam Indramayu, unsur TNI dan Polri, serta berbagai unsur lainnya.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Deden Bonni Koswara menjelaskan, simulasi dibutuhkan untuk mengetahui sejauh mana persiapan fasilitas kesehatan dalam melaksanakan vaksinasi tersebut. Dalam simulasi tersebut diperagakan berbagai tahapan. Mulai dari pendaftaran, skrining pasien, penyuntikan, hingga observasi selama 30 menit pasca dilakukan vaksinisasi.

BACA JUGA:Tak Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Alasan Walikota Cirebon

“Kita perkirakan satu orang tadi membutuhkan waktu sekitar 7 menit. Rentang waktu ini menjadi bahan pertimbangan kita,” tegas Deden.

Deden menambahakan, saat ini sebagai kesiapan fasilitas kesehatan untuk pelaksanaan vaksinasi, terdiri dari 49 puskesmas dan 10 rumah sakit, serta sudah diverifikasi melalui aplikasi P-Care di BPJS.

Saat ini pihaknya sedang menunggu droping vaksin dari provinsi yang diperkirakan datang dalam pekan depan sebanyak 4.584 dosis. Sementara untuk pelaksanaan vaksinasi serentak direncanakan dalam pekan depan, menunggu instruksi dari Presiden.

Sementara itu Plt Bupati Indramayu Taufik Hidayat mengatakan, simulasi ini penting untuk mengetahui tindakan selanjutnya apabila ditemukan masalah dalam pelaksanannya.

Pada kesempatan itu Taufik meyakinkan dengan vaksinasi ini diharapkan bisa mengakhiri pandemi secara perlahan khususnya di Kabupaten Indramayu.

“Saya mengajak kepada masyarakat Indramayu untuk menyukseskan vaksinasi ini. Jangan terjebak dengan info-info yang tidak akurat. Saya siap menjadi orang pertama yang divaksin Covid-19 ini,” kata Taufik. (oet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *