PGRI Peduli Korban Banjir

oleh -23 views
PGRI PEDULI: Disaksikan Forkopimcam Haurgeulis, Ketua PD PGRI Kabupaten Indramayu Malik Ibrahim SPd menyalurkan bantuan kepada korban banjir di Desa Mekarjati, Selasa (9/2). FOTO: KHOLIL IBRAHIM/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Indramayu menggelar aksi kemanusiaan kepada korban bencana alam banjir.

Ribuan anggota dan pengurus daerah, cabang dan ranting diterjunkan ke berbagai lokasi bencana di Bumi Wiralodra secara serentak, Selasa (9/2).

Di Kecamatan Haurgeulis, aksi dipimpin langsung Ketua Pengurus Daerah PGRI Kabupaten Indramayu, Malik Ibrahim SPd. Bersama jajaran, meninjau tempat pengungsian korban banjir di sejumlah lokasi.

Sekaligus mendistribusikan bantuan logistik. Diantaranya berupa aneka bahan makanan, air mineral, obat-obatan, pakaian layak, selimut hingga alat perlindungan diri seperti masker dan handsanitazer. Sumbangan uang tunai juga diberikan kepada korban banjir yang membutuhkan perawatan kesehatan tindaklanjut.

“PGRI bergerak cepat, turun tangan. Bantuan yang diberikan ini berasal dari anggota dan pengurus daerah, cabang maupun ranting. Mungkin tidak seberapa, akan tetapi ini sebagai bentuk solidaritas untuk peduli dan tanggap bencana,” kata Malik Ibrahim.

Aksi kemanusiaan PGRI peduli korban banjir, sebutnya, dilaksanakan secara bersamaan. Oleh semua pengurus cabang dan ranting di wilayah masing-masing. Di awali dengan menghimpun donasi dari para anggota. Secara sukarela, sesuai kemampuan.

Hanya butuh dua hari, aksi tersebut direncanakan dan langsung direalisasikan. Pengurus dan anggota yang wilayahnya tidak terdampak, bergabung dengan yang daerahnya terkena banjir.

“Penyaluran donasi tetap berkordinasi dengan tim Satkorlak PBA masing-masing. Supaya bantuan tidak tumpang tindih dan tepat sasaran. Di Kecamatan Haurgeulis, kami mendapat rekomendasi untuk bisa langsung menyerahkan bantuan kepada warga terdampak banjir,” terangnya. 

Malik Ibrahim mengaku salut kepada semua anggota yang ikut bergerak. Dilaporkan ada anggota PGRI yang sampai menerobos banjir dengan berjalan kaki membawa bantuan lantaran akses masuk ke lokasi bencana terputus.

Pihaknyapun memberikan apresiasi kepada anggota PGRI yang terlibat langsung dalam penanganan korban bencana maupun tergabung menjadi relawan di posko-posko pengungsian.

Bahkan sejumlah Sekolah Dasar (SD) dijadikan tempat pengungsian. Anggota PGRI ikut bertanggungjawab menyiapkan kebutuhan dasar warga terdampak banjir. Seperti ruangan kelas untuk tempat tidur, kantor yang disulap menjadi ruang pemeriksaan kesehatan sampai WC.

“Insya Allah, aksi PGRI peduli korban banjir ini akan terus berlanjut. Sekarang dari PGRI SD, besok sektor SMP dan PAUD. Kami juga meminta teman-teman yang melaksanakan kegiatan untuk tetap menjaga protokol kesehatan selama pandemi Covid 19,” tandasnya. (kho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *