Pertamina Dukung Budi Daya Maggot

oleh -54 views
SIAPKAN PELATIHAN : Sekelompok pemuda Desa Lombang mulai melatih budi daya maggot bagi pemula di Indramayu.

INDRAMAYU-Sebagai bentuk perhatian kepada sekelompok pemuda yang melakukan budi daya maggot atau ulat dari siklus larva, PT Pertamina RU VI  Balongan Indramayu menyerahkan bantuan berupa mini car untuk mengangkut hasil budi daya untuk dijual ke pasaran.

Unit Manager Commrel & CSR Pertamina RU VI Balongan Indramayu Cecep Supriyatna secara simbolis menyerahkan bantuan satu unit mini car, belum lama ini. Bantuan diterima oleh Ketua Kelompok Pemuda Elfarouk, Yayat didampingi Slamet.

“Ini sebagai inisiasi sekelompok pemuda dalam rangka mengurangi limbah organik. Mereka  mampu memanfaatkan limbah organik untuk dijadikan media budi daya maggot black soldier fly (BSF),” jelas Yayat kepada Radar Indramayu.

Menurut Yayat, budi daya lalat tentara hitam atau black soldier fly (BSF) sangat menjanjikan. Saat ini sudah banyak permintaan dari sejumlah perusahaan pakan ternak. Meski permintaan cukup tinggi, namun stok terbatas akibat kurangnya fasilitas dan lahan yang sempit.

“Sehingga ini berpengaruh juga dengan produksi yang dihasilkan. Akibatnya tidak bisa memenuhi target permintaan pasar yang cukup tinggi,” ungkap Yayat.

Dijelaskannya, pada umumnya limbah organik seperti sayuran maupun buah-buahan dan limbah perikanan hanya dibuang untuk mengurangi pencemaran lingkungan.

Namun, bagi kelompok pemuda Elfarouk, limbah tersebut bisa dimanfaatkan dan bisa menghasilkan rupiah. Di tangan mereka, limbah organik tersebut dijadikan sebagai media pakan budi daya maggot BSF atau ulat yang dihasilkan dari proses siklus larva (hermetia illucens). “Larva ini salah satu jenis lalat yang banyak ditemukan di tempat-tempat yang terdapat sampah organik,”imbuhnya.

Ia menjelaskan maggot atau ulat dari siklus larva ini langsung bisa dipanen dengan harga Rp10.000-Rp15.000 per kilogramnya. “Ini sudah bisa dijadikan campuran pakan ternak,” tandasnya. Bahkan, lanjut Yayat, bekas limbah yang dijadikan media budi daya maggot juga bisa dimanfaatkan kembali untuk pupuk organik dengan kualitas terbaik.

Ditambahkan Yayat, pihaknya menyampaikan ucapan terima kasih kepada PT Pertamina RU VI Balongan. Perusahan BUMN yang satu ini telah memberikan dukungan penuh terhadap budi daya maggot. “Disini sebagai sub binaan CSR Pertamina budi daya maggot di Indramayu. Kami mengucapkan terima kasih atas bantuannya,” pungkas Yayat. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *