Percepat Tanam, Air Waduk Cipancuh Digelontorkan

oleh -36 views
DIBUKA: Camat Haurgeulis Rory Firmansyah simbolis membuka pintu air Waduk Cipancuh

INDRAMAYU-Debit air waduk Cipancuh yang terletak di Desa Situraja, Kecamatan Gantar mulai mengalami kenaikan cukup signifikan. Kendati persediaan belum melimpah, air waduk yang mampu menampung hingga 6 juta kubik air itu langsung digelontorkan.

Penggelontoran dilakukan bersamaan dengan acara syukuran sekaligus pembukaan pintu air secara bersama-sama oleh jajaran Muspika Haurgeulis, kemarin.

Turut hadir jajaran PJT II Divisi Pengelolaan Air III Seksi Patrol, para Kuwu, serta pengurus KTNA Kecamatan Haurgeulis dan Gantar.

Camat Harugeulis, Rory Firmansyah SSTP MSi menjelaskan, pembukaan pintu air dilakukan untuk mendukung sukses percepatan musim tanam rendeng 2020/20201.

Saat ini, meski volume air waduk baru mencapai sekitar 3 juta kubik, langsung digelontorkan guna mengatasi krisis air yang menimpa areal pertanian sawah tadah hujan di sejumlah desa, khususnya di wilayah Kecamatan Haurgeulis.

“Di wilayah Kecamatan Haurgeulis sendiri, luas areal tanam baru 60 persen. Nah, ini kita dorong dengan pasokan air Waduk Cipancuh supaya semua sawah tadah hujan dipercepat masa tanamnya,” jelasnya didampingi Danramil 1615/Haurgeulis, Kapten Inf Nakromin.

Pihaknya optimis, dengan intensitas hujan yang bakalan rutin terjadi, stok air waduk bakal terus meningkat. Sehingga, diharapkan cukup untuk memanuhi kebutuhan air sepanjang MT rendeng.

Petugas Pengamat Sungai dan Irigasi Waduk Cipancuh, Ito Sumarto menjelaskan, pembukaan pintu air dilakukan untuk mendukung sukses percepatan musim tanam rendeng 2020/2021.

Saat ini, meski volume air waduk baru mencapai 3 juta kubik langsung digelontorkan guna memasok kebutuhan air bagi sawah tadah hujan seluas 6.314 hektare yang berada diwilayah Kecamatan Haurgeulis, Kroya, sebagian Gantar dan Anjatan.

Dari empat wilayah kecamatan itu, hampir separuh desa di Kecamatan Haurgeulis dan Gantar sudah mulai memasuki masa tanam sejak awal bulan lalu. “Pembukaan pintu air ini untuk mendukung kebutuhan air mensukseskan percepatan tanam. Yang belum tanam diharapkan menyusul secepatnya,” terang dia. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *