Penjualan Bibit Buah Masih Primadona

oleh -75 views
SIMBOLIS: Ketua Umun Go Green Indonesia Djatmiko, didampingi Ketua Yayasan Basupati Bongas, Erwin Winardo tanam pohon mangga, belum lama ini. Penjualan bibit pohon buah-buahan meningkat saat musim hujan. KOMARUDIN KURDI/ RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Tren tanaman hias monstera alias janda bolong, tak membuat bibit pohon buah-buahan ditinggal penggemarnya. Malah bibit pohon buah masih tetap menjadi primadona dikalangan pecinta berkebun.

Ditambah lagi, semenjak go green lifestyle populer di tengah pandemi Covid-19, menanam pohon buah ikut menjadi tren. “Bibit pohon buah masih menjadi primadona, paling banyak diminati oleh pembeli,” ucap Nana, pedagang bibit tanaman di pinggir Jalan Raya Bongas, kemarin.

Diakuinya, seperti  fashion, tanaman pun punya tren setiap tahunnya yang berganti-ganti. Nah, pada tahun 2020 sejak kemunculan janda bolong, tanaman hias ikut menjadi tren.

“Memang ada kenaikan permintaan hampir semua jenis tanaman hias. Tapi kalau dipersentasi paling naik 30 persen. Mayoritas masih tanaman buah. Paling tinggi bibit pohon mangga,”sebutnya.

Bibit berbagai varietas pohon mangga seperti cengkir, gedong, golek madu, gajah hingga manalagi masih menjadi pilihan konsumen. Selain harganya cukup murah, lanjut dia, tanaman mangga sangat mudah untuk perawatannya. Terlebih saat musim penghujan saat ini. Di samping itu, pohon mangga cocok ditanam di tanah Bumi Wiralodra.

“Mau di halaman rumah, kebun, pinggir jalan atau di dalam wadah pot bisa tumbuh dengan baik. Tapi tetap butuh pemupukan dan perawatan supaya berbuah,” sarannya.

Dalam sehari, dia mengaku mampu menjual rata-rata 10 bibit pohon mangga dengan harga variasi tergantung besar kecilnya tanaman dan jenisnya yakni antara Rp15 ribu sampai Rp75 ribu.

Tanaman buah lainnya yang juga diminati diantaranya lengkeng, jambu, belimbing, jeruk, dan sawo. Aneka macam bibit pohon buah tersebut, dia ambil dari Kabupaten Majalengka. Alasanya, kendati dari daerah pegunungan, bibit asal Majalengka ternyata cocok ditanam di daerah pantura.

Nana mengungkapkan, memasuki musim penghujan seperti sekarang ini, membuat bisnis tanaman buah maupun tanaman hias kembali bergairah. Karenanya, sejak sebulan terakhir dia pun sudah menambah stok untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.

Senada disampaikan Kardisa, pedagang bibit pohon keliling. Dia mengungkapkan, lonjakan permintaan biasanya terhadap berbagai jenis bibit tanaman buah. Tambulampot atau tanaman buah dalam pot akan laris manis diburu pembeli. Hal ini karena menanam buah dalam pot yang relatif mudah perawatan dan tidak membutuhkan lahan yang luas. Selain untuk hobi, tabulampot juga untuk mempercantik halaman rumah yang tidak terlalu luas. (red)