Pengantin Corona, Hajatan Dibubarkan

oleh -364 views
BUBAR PAKSA: Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Losarang membubarkan pesta pernikahan warga di Desa Muntur, Rabu (4/8). Selain terbukti melanggar aturan, penutupan dilakukan karena berdasarkan hasil tes swab antigen, terungkap pengantin laki-laki maupun orang tuanya terkena virus Corona. FOTO: KHOLIL IBDRAHIM/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU – Pesta pernikahan di Desa Muntur, Kecamatan Losarang dibubarkan aparat gabungan dari satgas Covid-19 setempat, Rabu (4/8). Pembubaran hajatan nikah ini dilakukan karena berdasarkan hasil tes swab antigen, terungkap pengantin laki-laki maupun orang tuanya terkena virus Corona.

“Iya benar, tadi kami melakukan penutupan dan pembubaran paksa pesta pernikahan warga di Desa Muntur. Karena diketahui bahwa pengantin pria dan kedua orang tuanya setelah swab antigen positif Covid-19,” kata Tim Satgas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Kecamatan Losarang, Kompol H Mashudi SH MH.

Selain itu, pembubaran itu dilakukan karena Kabupaten Indramayu saat ini sedang menerapkan PPKM Level 4. Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 27 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4, Level 3 dan Level 2 di Wilayah Jawa dan Bali, resepsi pernikahan ditiadakan di daerah yang menerapkan PPKM Level 4.

Kompol Mashudi yang juga Kapolsek Losarang ini menerangkan, pembubaran dilakukan tim gabungan Satgas Covid-19 dari unsur Forkompimcam, Satpol PP, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Ketua PPKM Mikro yang juga penjabat Kuwu Desa Muntur.

Tim bergerak ke lokasi saat mendapat laporan adanya resepsi pernikahan tanpa izin. Tiba di tempat tujuan, satgas langsung meminta tuan hajat agar resepsi pernikahan dihentikan dan dibubarkan. “Alhamdulillah, tuan rumah dan masyarakat sekitar memahami. Tidak keberatan. Proses pembubaran berjalan tertib dan lancar,” katanya.

Dibantu petugas, seluruh kursi undangan dan meja prasmanan langsung dibereskan. Lantas, tuan rumah dilakukan tes swab antigen. Hasilnya, pengantin laki-laki dan orang tuanya positif Covid-19.

Selanjutnya petugas tim medis dari Puskesmas Losarang melakukan tracing terhadap tuan rumah, keluarga dan warga lain yang terlibat dalam acara resepsi pernikahan tersebut. “Tuan hajat beserta mempelai pengantin laki-laki yang positif Covid-19 dilakukan isolasi mandiri,” ujar Mashudi.

Usai kejadian ini, pihaknya bersama Satgas Covid-19 Kecamatan Losarang melakukan koordinasi untuk menentukan langkah berikutnya. Kompol Mashudi berharap agar kejadian serupa tak terulangi dan bisa diantisipasi. (kho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.