Pengajian Banyak Ditunda, KH Buya Syakur Yasin Manfaatkan Media Digital untuk Syiar

oleh -95 views
BERSAHAJA: Pengasuh Ponpes Cadangpinggan KH Buya Syakur Yasin tetap berdakwah dengan memanfaatkan media sosial saat situasi masih pandemi Covid-19 ini. FOTO: JAMAL/RADAR INDRAMAYU

Suasana pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat Buya Syakur Yasin untuk berdakwah. Pengurus Pondok Pesantren di Cadangpinggan Kecamatan Sukagumiwang itu memanfaatkan media digital dalam syiarnya.

JAMAL, Indramayu

SOSOK Prof Dr KH Abdul Syakur Yasin MA atau biasa disapa dengan Buya Syakur Yasin adalah ulama yang cenderung kepada dakwah yang rasional namun menyentuh hati. Segala persoalan agama yang rumit, mampu beliau sampaikan dengan bahasa yang sederhana serta mudah diterima.

Berpenampilan sederhana, dengan pembawaan tenang, penuh ketawaduan, Buya Syakur tampil berdakwah dengan logat khas Pantura Wong Dermayu. Meskipun begitu, penggemarnya di dunia maya sangat banyak.

Buya Syakur senantiasa menghormati siapapun tanpa membeda-bedakan latar belakangnya. Pesan-pesan sejuk Buya Syakur di media sosial khususnya di kanal Youtube senantiasa dikunjungi ratusan ribu orang.

Salah satu kanal Youtube bernama KH Buya Syakur Yasin MA sudah memiliki 693 ribu subscriber dengan penonton sudah mencapai puluhan ribu di setiap videonya. Genre dakwahnya lebih banyak mengenai Ilmu tasawuf dan hikmah kesufian yang mengungkapkan sisi batin ajaran agama Islam yang lebih komprehensif.

“Iya, situasi pandemi Covid-19 ini membuat beberapa pengajian harus batal atau diundur sampai kembali normal,” katanya.

Meskipun begitu, Buya Syakur masih bisa melakukan aktivitas dakwah melalui media digital seperti Youtube atau Instagram. “Alhamdulillah, antusias para penonton luar biasa,” kata KH Buya Syakur di pondoknya.

Untuk sementara ini, lanjut Buya Syakur, berbagai undangan ceramah dibatasi, karena mengikuti anjuran protokol kesehatan pencegahan dan penanggulangan pandemi Covid-19. Kajian dilakukan masih menggunakan platform digital Youtube.

“Mari kita terus berupaya memutus mata rantai Covid-19 dengan taat pada protokol kesehatan, di samping itu juga terus berdoa memohon kepada Allah SWT Yang Maha Kuasa, semoga Covid-19 ini segera diangkat dari seluruh dunia. Supaya semuanya kembali normal,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *