Pemotor Keluhkan Asap dari Pembakaran Jerami

oleh -38 views
DIKELUHKAN: Asap dari pembakaran jerami terlihat di Jalan Pantura Jatibarang, kemarin. Pemotor mengeluhkan asap tersebut karena dianggap mengganggu saat berkendara. FOTO: ANANG SYAHRONI/ RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU- Pengguna jalan yang melintas di Pantura Jatibarang mengeluhkan asap dari pembakaran jarami. Pasalnya, asap pembakaran limbah jerami pada musim panen raya ini tidak saja mengganggu penglihatan pengguna jalan, namun juga membuat mata pemotor perih.

Salah seorang pengendara sepeda motor asal Pilangsari, Supriyadi (47) mengatakan, masih adanya pemilik sawah di sepanjang jalan pantura yang membakar jemari pasca panen perlu disikapi dan mendapat perhatian dari berbagai pihak.

Menurutnya, asap yang ditimbulkan dari aktivitas pembakaran jerami sangat mengganggu penglihatan dirinya sebagai pengguna jalan. “Mata menjadi pedih sehingga berdampak pada konsentrasi dalam berkendara,” aku Supriyadi.

Dikatakannya, asap dari pembakaran jerami asap pasti mengarah ke jalan, sehingga bisa membahayakan pengendara terutama bagi roda dua.”Pasti setiap musim panen seperti ini terus, ya cukup mengganggu pengguna jalan,” ujarnya

Senada dikatakan pengendara lainnya, Kuseri. Menurutnya, masih banyak petani yang membakar jerami yang berlokasi dekat dengan jalan raya seusai musim panen.

Padahal, yang dilakukan petani sangat merugikan orang lain, dan berpotensi terjadinya laka lantas karena gangguan asap dari pembakaran jerami.

“Kalau sawahnya jauh dari jalan raya silakan saja dibakar, tapi ini yang dekat jalan raya sangat-sangat mengganggu pemotor,” keluhnya.

Kuseri berharap ada upaya dari instasi terkait mulai dari Dinas Pertanian, kepolisian, atau lainnya yang bisa memberikan imbauan kepada petani yang punya lahan dekat jalan untuk tidak membakar jerami. “Akibat tindakan mereka sangat mengganggu pengguna jalan,” katanya. (oni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.