Pemdes Minta Dosis Vaksin Ditambah

oleh -110 views
VAKSINISASI: Petugas Kesehatan Puskesmas Jatibarang sedang menyuntikan vaksin Covid-19 kepada warga di Aula Kantor Desa Jatibarang, kemarin.FOTO: ANANG SYAHRONI/ RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU- Program vaksinisasi yang terus dilakukan pemerintah daerah disambut antusias masyarakat penerima vaksin. Hal itu terlihat saat dilakukan vaksinasi Covid-19 di Desa Jatibarang Kecamatan Jatibarang, kemarin. Kepala Puskesmas Jatibarang dr Ndaru Takaryanto menyebutkan, program vaksinisasi bagi ASN, pelayanan publik, dan bagi lansia dilakukan secara serentak berjalan lancar, dan tidak ada penolakan dari masyarakat.

Khusus vaksinasi untuk lansia dan lansia calon haji, lanjut Ndaru, dilakukan di desa masing-masing.

“Untuk ASN, pelayan publik, lansia dan lansia calon haji kita dapat 280 dosis vaksin. Hari ini (kemarin,red) dilakukan secara serentak di 7 desa yang jadi cakupan kerja Puskesmas Jatibarang,” ucap dr Ndaru saat memantau proses vaksinisasi di Aula Desa Jatibarang.

Menurutnya, tidak semua lansia mendapatkan vaksin, tetapi ada prioritasnya yaitu yang akan naik haji. “Karena keterbatasan dosis vaksin, kita bagi 7 desa,” ujarnya.

Sementara itu, Kuwu Jatibarang Agus Darmawan mengatakan pemerintah desa telah mendata seluruh lansia yang ada di desa sebanyak 711 orang.

Pada vaksinisasi gelombang pertama di Desa Jatibarang jumlah lansia yang di vaksin disesuaikan dengan ketersediakan vaksin. “Warga antusias, tidak ada penolakan. Ada 100 warga kami yang lanjut usia datang ke kantor desa untuk divaksin, tapi tidak semuanya divaksin sesuai dengan ketersediakan dosis,” tuturnya.

Agus berharap ketersediaan vaksin bagi masyarakat desa bisa terpenuhi sesuai dengan pengajuan pemerintah desa. Apalagi Desa Jatibarang yang merupakan desa lintasan semua aktivitas warga berisiko tinggi.

Dijelaskan Agus, untuk vaksinisasi gelombang pertama diprioritaskan bagi kalangan lanjut usia (lansia) karena lansia sangat rentan terpapar virus corona. Untuk itu, Agus mendorong percepatan program vaksinisasi oleh pemerintah yang mencangkup semua kalangan, bukan saja lansia, tetapi guru, pedagang, tokoh masyarakat, tokoh agama, sampai semua masyarakat desa.  (oni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *