Pemdes Desak Perbaikan Tanggul

oleh -44 views
AMBLES: Pemdes Jatisawit bersama warga menunjukan Tanggul Cimanuk di Blok Karangmalang. FOTO: DOK/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU- Pemdes Jatisawit mendesak pemerintah daerah dan Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung (BBWSCC) untuk melakukan perbaikan tanggul Cimanuk yang ambles di RT 10 RW 13 Blok Karangmalang.

Pasalnya, lokasi tanggul yang ambles hanya berjarak 1,5 meter dengan permukiman warga. Ditambah lagi, musim penghujan masih berlangsung dan potensi Sungai Cimanuk meluap masih bisa terjadi kapan saja.

Kuwu Jatisawit Wardam mengatakan, pihak desa bersama masyarakat dan Pemcam Jatibarang terus berusaha melakukan perbaikan tanggul ambles dengan menggunakan 2 ribu karung berisi tanah. Ditambah lagi, membuat tiang pancang dari bambu untuk menahan abrasi karena hantaman arus sungai.

Akan tetapi, lanjut Wardam, upaya itu tidak mampu menahan hantaman derasnya air dari luapan Sungai Cimanuk setiap musim penghujan sehingga tanggul ambles terus melebar. “Setiap tahun kami bersama pemcam melakukan perbaikan tapi secara manual. Setelah itu ambles lagi kena hantaman banjir, sehingga kami selalu berjaga setiap kali hujan dan Cimanuk meluap,” ujarnya kepada Radar, kemarin.

Dikatakan Wardam, meskipun setiap tahun pihak BBWSCC memantau lokasi hingga difoto, namun hingga saat ini tidak ada perbaikan yang dilakukan pihak BBWS untuk mengatasi ketakutan warganya yang tinggal persis di bawah tanggul yang mengalami abrasi.

“Sering dari BBWS Cirebon meninjau dan memotret kondisi tanggaul tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan apakah akan diperbaiki atau penanganan seperti apa. Kita bersama warga hanya bisa melakukan sebisanya saja, dan hanya berdoa agar betonan tanggul masih kuat menahan hantaman arus air Sungai Cimanuk saat banjir,” ujarnya.

Diakui Wardam, jarak tanggul dengan permukiman warga yang sangat dekat membuat warga selalui dihantui waswas ketika musim penghujan tiba, dimana Sungai Cimanuk sering meluap. “Luapan air merembes masuk ke jalan akses permukiman warga,” katanya.

Untuk itu, setiap kali Sungai Cimanuk meluap, pihak desa selalu berkoordinasi dengan pihak terkait.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Blok Karangmalang, Narudin mengatakan, warga sangat mengkhawatirkan kondisi permukiman  yang dekat dengan Sungai Cimanuk karena kondisi tanggul sangat kritis dan rawan jebol kapan saja saat dihantam gelombang air luapan Sungai Cimanuk.

Menurutnya, antara tanggul ambles dengan permukiman warga sangat dekat sehingga warga selalu dihantui rasa waswas setiap kali hujan lebat. “Ya sudah tidak ada tiang pancang sebagai pemecah derasnya aliran air sungai ketika meluap, jadi ketika air datang dari hulu langsung menghantam tanah tanggul, lama-lama kan semakin terkikis, pada akhirnya ambeas,” tuturnya.

Narudin berharpa, pihak terkait bisa melakukan perbaikan secepat mungkin agar warga bisa lebih merasa aman. “Kami berharap segera dilakukan perbaikan, jangan sampai nunggu tanggul jebol dan ada korban jiwa,” pungkasnya. (oni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *