Pelatihan Pembuatan Produk Minyak Kelapa Murni

oleh -55 views

INDRAMAYU – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik UPI tahun 2020 pada program edukasi penanggulangan dampak Covid-19 di bidang ekonomi, terdapat kegiatan pemberian dan penguatan keterampilan fungsional bagi masyarakat yang terdampak Covid-19 sesuai dengan keahlian dasar yang dimiliki sasaran program secara daring.

Kegiatan ini dilakukan secara online dengan pelatihan pembuatan produk minyak kelapa murni (Virgin Coconut Oil) menggunakan fermentasi ragi tempe. Pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 03-07 Desember 2020 dan diikuti oleh 5 orang masyarakat di Desa Juntikebon, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu.


Hal pertama yang dilakukan adalah komunikasi dengan 5 masyarakat sasaran program dengan membuat grup WhatsApp. Kemudian diidentifikasi kebutuhan belajar (jenis keterampilan) bagi masyarakat yang terdampak Covid-19. Selanjutnya disusun rancangan kegiatan pemberian dan penguatan keterampilan di bidang industri Virgin Coconut Oil (VCO) bagi masyarakat. Dilakukan juga pembuatan media pembelajaran jenis keterampilan di Bidang Industri Virgin Coconut Oil (VCO).

Setelah itu, penyampaian materi secara bertahap kepada masyarakat sasaran dan berdiskusi secara online mengenai pengenalan VCO, manfaat VCO dalam kehidupan sehari-hari, keunggulan serta keuntungan yang didapatkan dari produksi VCO, cara pembuatan produk VCO, pendampingan secara online dan praktik pembuatan produk VCO oleh masyarakat sasaran di tempat masing-masing, sampai diskusi online mengenai Internet Marketing.

Tidak lupa juga pembuatan video program penanggulangan dampak Covid-19 di bidang ekonomi untuk dipublikasikan ke media sosial.
Pelatihan berjalan lancar dan dari hasil pelatihan dapat disimpulkan bahwa selama proses pelatihan para peserta antusias mengikuti pelatihan. Hal ini dilihat dari respon para peserta. Peserta diminta untuk mengisi kuisioner yaitu 1. Warna minyak kelapa murni/VCO, 2. Kekentalan minyak kelapa murni/VCO, 3. Aroma minyak kelapa murni/VCO, 4. Kemudahan dalam membuat minyak kelapa murni dari ragi tempe.

Responden memberikan respon sebagai berikut: 1. Warna minyak kelapa murni/VCO memperoleh nilai rata-rata 3,3 menunjukkan warna jernih, 2. Kekentalan minyak kelapa murni/VCO memperoleh nilai rata-rata 3,3 menunjukkan kental, 3.

Aroma minyak kelapa murni/VCO memperoleh nilai rata-rata 3,8 menunjukkan aroma sangat harum, 4. Kemudahan dalam membuat minyak kelapa murni dari ragi tempe memperoleh nilai rata-rata 3,8 menunjukkan sangat mudah.

Dalam hal ini juga pelatihan ini dilakukan untuk mampu meningkatkan pada sektor ekonomi masyarakat, dengan memanfaatkan minyak kelapa murni hasil olahan sendiri serta dapat di pasarkan atau dijual untuk memenuhi kebutuhan akan minyak di lingkungan masyarakat setempat.

Dengan demikian hasil pelatihan ini menekankan kepada peserta untuk berperan aktif guna meningkatkan penghasilan mereka sendiri secara ekonomi dan mendapatkan penghasilan tambahan guna memenuhi kebutuhan lainnya.

Hasil pembuatan minyak kelapa murni (VCO) menggunakan fermentasi ragi tempe di Desa Juntikebon Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu. Percobaan dengan bahan baku 1 kg daging kelapa tua, dengan bobot krim santan 500 ml menghasilkan 120 ml minyak. Rendemen VCO yang dihasilkan adalah 24%.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan pelatihan pembuatan produk minyak kelapa murni (Virgin Coconut Oil) menggunakan fermentasi ragi tempe ini mampu memberikan wawasan baru kepada masyarakat mengenai manfaat ekonomis kelapa untuk pembuatan Virgin Coconut Oil yang tentunya memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi dari olahan kelapa secara konvensional. Selain itu, pelatihan ini mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta sasaran program dalam membuat dan memahami kualitas produk kelapa.
(Sivtyana Nur Agiesta Universitas Pendidikan Indonesia)

https://www.youtube.com/channel/UCiHy6okKZs6dDkTIw0T3z9Q

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *