PAPDI dan BSMI Gelar Bakti Sosial, Pengobatan Masal bagi Korban Banjir

oleh -42 views
PEDULI: PAPDI bersama BSMI Cabang Cirebon adakan bakti sosial bantuan paket sembako dan pengobatan masal bagi warga Desa Jumbleng, Kecamatan Losarang, akhir pekan kemarin. FOTO: ANANG SYAHRONI/ RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU- Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Cirebon bersama Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Cabang Cirebon menggelar bakti sosial pengobatan masal bagi korban banjir di Desa Jumbleng, Kecamatan Losarang, Minggu (14/2).

Dalam kesempatan itu, PAPDI bersama BSMI tidak sebatas mengadakan bakti sosial pengobatan masal secara cuma-cuma bagi masyarakat Desa Jumbleng yang terdampak banjir, namun ikut serta membantu kebutuhan pokok warga dengan memberikan paket sembako bagi merek.

Apalagi kesehatan menjadi permasalahan yang dihadapi masyarakat setelah dilanda banjir. Alhasil, sedikitnya 120 warga memeriksakan kesehatan di posko kesehatan yang didirikan PAPDI dan BSMI Cabang Cirebon.

Ketua Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Provinsi Jawa Barat, Dr Wizhar Syamsuri SpPD K-GH FINASIM mengatakan, bakti sosial pelayanan kesehatan atau pengobatan bagi masyarakat yang terdampak musibah banjir, adalah hal yang selalu diadakan BSMI bersama PAPDI di setiap daerah yang terkena musibah bencana, atau daerah lainnya yang membutuhkan layanan kesehatan.

Sehingga dapat membantu masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan lebih cepat, membantu tenaga kesehatan yang ada di posko-posko kesehatan yang tersedia di tempat bencana.

“Kegiatan ini bentuk komitmen dan kepedulian kita terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam banjir, dimana rumah tempat tinggalnya tergenang dan harus tinggal di tempat penampungan,” jelasnya.

Di saat itulah, lanjut Wizhar, akan muncul permasalahan baru yakni permasalahan kesehatan yang bisa diderita warga. Sehingga, kehadiran PAPDI bersama BSMI mengadakan kegiatan baksi sosial pengobatan masal bagi warga terdampak banjir. “Ya mayoritas masyarakat yang memeriksakan diri menderita gatal-gatal, gangguan pencernaan, dan Ispa, karena di masa pandemi juga pelaksanaan baksos seluruh tim dan masyarakat menjaga protokol kesehatan 3M,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu warga Juweni mengungkapkan rasa terima kasihnya kehadiran PAPDI dan BSMI yang hadir di tengah-tengah masyarakat memberikan bantuan paket sembako dan pengobatan masal bagi warga. “Alhamdulillah, ada yang peduli terhadap kesehatan warga, pengobatan masal  PAPDI dan BSMI sangat dirasakan manfaatnya oleh kami,” ujarnya. (oni/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *