Pantia Batasi Jumlah Pengantar Calwu

oleh -78 views
DIBATASI: Panitia Pemilihan Kuwu (Panpilwu) Karanggetas menerima pendaftar calon kuwu, kemarin. Panitia membatasi jumlah pendukung yang mengatar. FOTO: ANANG SYAHRONI/ RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU- Panitia Pemilihan Kuwu (Panpilwu) Desa Karanggetas Kecamatan Bangodua, membatasi massa pendukung calon kuwu (calwu) saat mendaftar. Para pengantar calwu, dibatasi maksimal 15 orang pendukung.

Ketua Panpilwu Desa Karanggetas, Diah Rismawati mengatakan, pembatasan jumlah massa pendukung masing-masing calon kuwu, untuk menghindari kerumunan karena masih dalam masa pandemi Covid-19.

“Sebelumnya kita sudah mengimbau kepada para calwu jangan ada pengerahan massa ketika mendaftar, kita batasi yang masuk mengantar hanya 15 orang pendukung saja. Ini untuk mencegah penyebaran Covid-19,” ujar Diah sambil mengatakan hingga Minggu (7/3), baru ada satu calon yang mendaftar.

Setelah tahapan pendaftaran, pihaknya akan mempersiapkan pelaksana pemilihan kuwu di tiap TPS. Rencananya, lanjut Diah, membentuk penitia tingkat TPS antara bulan April atau Mei setelah proses pencacahan pemilih. “Ada sebanyak 9 TPS, tiap TPS terdapat maksimal 500 jumlah pemilih,” ungkapnya.

Dalam perekrutan panitia TPS, pihaknya akan melihat terlebih dulu mana pendukung, ataupun kerabat dari calon kuwu yang sudah ditetapkan. Sehingga, panitia TPS bukan merupakan salah satu dari pendukung atau kerabat para calon kuwu.

“Walaupun di tiap TPS ada saksi dari para calon kuwu, tapi kita cari panitia TPS yang netral, bukan pendukung atau ada hubungan kekerabatan dengan para paslon. Untuk tahapan dan mekanisme di lapangan nanti, kita masih menunggu juklak dan juknis dari DPMD Kabupaten Indramayu,” tuturnya.

Diah berharap dalam Pilwu Desa Karanggetas, berjalan secara demokratis, terwujudnya demokrasi Karanggetas yang sehat dan manusiawi.

“Jangan sampai karena beda pilihan dalam pilwu hubungan antara keluarga dan masyarakat menjadi renggang. Untuk persyarakatan ada tambahan, tes Covid-19, laporan LPPD bagi calon incumbent, dan ada surat pernyataan setelah terpilih dan dilantik jadi kuwu tidak memberhentikan pamong selama 3 bulan,” katanya.

Sementara itu, Pj Kuwu Karanggetas R Abdul Manan mengatakan, pihaknya menginstruksikan kepada jajaran pamong dan lembaga desa agar tidak menjadi tim sukses salah satu calon kuwu, meski mempunyai pilihan.

“Tetap jaga netralitas, boleh punya pilihan tapi jangan jadi timses. Mari sukseskan pelaksanaan Pilwu Karanggetas yang demokratis, aman, dan kondusif,” ujarnya. (oni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *