Olahkarsa Motivasi KPM Jadi Pengusaha

oleh -36 views
WORKSHOP: PT Olahkarsa Inovasi Indonesia mengadakan workshop bagai para KPM PKH di Kecamatan Gabuswetan, kemarin. FOTO: KHOLIL IBRAHIM/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-PT Olahkarsa Inovasi Indonesia mendorong para Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) untuk menjadi pengusaha.

PT Olahkarsa Inovasi Indonesia sendiri merupakan salahsatu inkubator yang dipercaya oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI untuk memberikan mentoring bisnis dalam bentuk Program Kewirausaahan Sosial (Prokus) di Kabupaten Indramayu.

Menyasar KPM PKH, salah satunya diwilayah Kecamatan Gabuswetan. Digelar Prokus KPM bertempat di aula kantor Kecamatan Gabuswetan, kemarin. Mengangkat tema ‘Kita bisa jadi pengusaha, Prokus Siap, Indramayu Pasti Bisa, Bermartabat’ Workshop turut dihadiri oleh jajaran Pemcam Gabuswetan, BPR Karya Remaja Cabang Gabuswetan dan perwakilan Diskopdagin Kabupaten Indramayu.

Mentor Bisnis Inkubator Olahkarsa Kecamatan Gabuswetan Toto Suranto menjelaskan, kegiatan ini  merupakan wujud gerak dari para mentor bisnis dari incubator olahkarsa untuk para KPM Prokus.

“Memberikan motivasi dan maindset kepada para KPM untuk merubah pola kehidupan usaha dari yang tadinya belum terkonsep menjadi terkonsep. Seperti legalitas usahanya. Sehingga diharapkan nantinya para KPM ini ada yang bisa naik usahanya menjadi UMKM,” terangnya.

Sementara itu, PIC Inkubator Olahkarsa Imti Hana menyebutkan, di wilayah Kabupaten Indramayu tercatat sebanyak 150 KPM ProKUS yang diberikan mentoring bisnis. Tersebar di sejumlah kecamatan.

Diantaranya Kecamatan Karangampel dengan mentoring bisnis Putri Ana Amalia, Kecamatan Juntinyuat dan Widasari dengan mentor bisnis Warnoto. Kemdian Kecamatan Cantigi dengan mentor bisnis Badri, Kecamatan Gabuswetan dengan mentor bisnis Toto Suranto dan Kecamatan Anjatan dengan mentor bisnis Rizqi Amali Rosyadi.

“Mereka ini merupakan mentor dan pengusaha lokal dari Kabupaten Indramayu. Dimana mempunyai peran untuk melakukan pendampingan usaha bekerjasama dengan inkubator. Membantu memfasilitasi kemitraan KPM Prokus dengan stakeholder terkait, mengupayakan penyelesaian masalah dalam pelaksanaan Prokus, memfasilitasi supervisi, monitoring, evaluasi hingga pelaporan,” paparnya.

Pihaknya berharap dari hasil workshop para KPM Prokus mempunyai modal keberanian untuk menjadi pengusaha dan terjalin hubungan antara KPM dengan para pihak pemodal. Dalam hal ini BPR Karya Remaja, dinas instansi serta stakeholder yang terkait. (kho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.