Nina Ajak Warga Indramayu Perangi Money Politics

oleh -50 views
OPTIMISTIS: Paslon nomor 4 Nina-Lucky tunjukkan salam empat jari saat pengundian nomor urut beberapa waktu lalu.

INDRAMAYU – Jelang masa tenang pilkada, cabup nomor urut 4 Hj Nina Agustina Da’i Bachtiar SH MH mengingatkan warga Indramayu agar tidak tergiur dengan politik uang, Jumat (4/12).

“Saya peringatkan kepada warga Indramayu di masa tenang nanti biasanya ada serangan fajar. Itu namanya money politics atau politik uang. Masyarakat akan disuap dengan beberapa lembar uang untuk memilih salah satu paslon. Saya imbau jangan mau dibodohi. Sebab dari situlah budaya korupsi akan muncul,” papar putri sulung mantan Kapolri Jenderal (Purn) Da’i Bachtiar.

Nina menjelaskan, budaya korupsi itu lahir karena para calon pemimpin sendiri yang memulai mengajarkan money politisc kepada masyarakat. Mereka berani menggelontorkan dana untuk memenangkan kursi jabatan.

“Logikanya, jika mereka keluar modal banyak, maka balik modalnya juga harus banyak. Jalan balik modal dari mana? Ya dari korupsi. Itulah mengapa banyak para pejabat yang akhirnya ketangkap KPK. Yang jadi korban siapa? Ya masyarakat sendiri. Program-program pemerintah jadi tidak jalan semuanya,” ujar wanita yang berprofesi sebagai kurator hukum itu.

Paslon nomor urut 4 Nina-Lucky berkomitmen tidak akan menggunakan politik uang. Mereka lebih pada pendekatan program yang pro kepada wong cilik. “Saatnya menciptakan perubahan Indramayu lebih bermartabat,” tegasnya. (jml)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *