Logistik Pilkada Tiba di PPK

oleh -88 views
LOGISTIK: Petugas KPU Indramayu sedang menurunkan logistik berupa kotak suara di PPK Jatibarang dengan pengawalan petugas kepolisian setempat, akhir pekan kemarin. FOTO: ISTIMEWA/ RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU- KPU Indramayu mulai mengirimkan kelengkapan logistik untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Salah satunya di PPK Jatibarang.

Pantauan di lapangan, logistik Pilkada berupa kotak suara dan tinta sudah tiba di Sekretariat PPK Jatibarang, Minggu (15/11).

Divisi Program dan Data (Prodat) PPK Jatibarang, Daniyanto SPdI mengatakan, logistik pilkada dari KPU Indramayu didatangkan secara bertahap. “Untuk logistik berupa kotak suara dan tinta sudah tiba dari kemarin (Minggu) sore di PPK,” katanya.

Sedangkan, logistik akan distribusi ke PPS dan KPPS, masih menunggu logistik lainnya yang belum dikirim, seperti surat suara.

Selain logistik, lanjut Daniyanto, pihaknya juga sedang menyiapkan rapid test bagi 980 anggota KPPS se-Kecamatan Jatibarang yang merupakan hasil seleksi PPS dari 15 desa di Kecamatan Jatibarang yang akan bertugas di 140 TPS.

“Sekarang, kita juga sedang persiapan rapid test untuk 980 anggota KPPS yang akan digelar di Puskesmas Jatibarang dan Jatisawit, waktu belum ditentukan kapannya, tapi ini pasti dilaksanakan karena sesuai aturan penyelenggara Pilkada harus rapid test,” tuturnya.

Dijelaskan Dainyanto, rapid test dilakukan karena pelaksanaan pemungutan suara masih dalam masa pandemi Covid-19. Sehingga, anggota KPPS harus memahami bagaimana tata cara proses pemungutan suara saat berada di dalam TPS. “Dan anggota KPPS harus dinyatakan tidak terpapar Covid-19 yang diperkuat dengan hasil rapid test,” tandasnya.

Sedangkan bagi anggota KPPS 02, akan dilakukan persiapan aplikasi sirekap pemungutan dan penghitungan suara (P2S).

“Sekarang PPK lagi sibuk-sibuknya. Untuk simulasi pemungutan dan penghitungan suara tingkat kabupaten sudah, tingkat kecamatan belum. Mudah-mudahan kita bisa adakan simulasi di TPS agar anggota KPPS dan masyarakat memahami bagaiamana proses pemungutan suara dengan penerapan prokes,”  tandasnya. (oni)