Lagi, Polisi Bantu Petani Korban Banjir

oleh -90 views
BANTU PETANI: Satgas Nusantara Polsek Losarang memberikan bantuan benih padi kepada 15 petani terdampak banjir jebolnya tanggul Sungai Cipanas, Sabtu (27/3). FOTO: KHOLIL IBRAHIM/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Satgas Nusantara Kepolisian Resor Indramayu Sektor Losarang kembali memberikan bantuan benih padi kepada para petani korban banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Cipanas.

Kali ini bantuan diberikan kepada sebanyak 15 petani di Desa Krimun, Puntang dan Jangga yang mengalami gagal tanam. Gegara persemaian padi mereka mati tenggelam bencana banjir hingga dua kali berturut-turut.

Bantuan benih padi diserahkan langsung Kapolres Indramayu, AKBP Hafidh Susilo Bambang SIK melalui Kapolsek Losarang, Kompol H Mashudi SH MH, Sabtu (27/3).

Bertempat di areal persawahan Blok Widara Desa Puntang, simbolis serah terima bantuan juga dilakukan Bhabinkamtibmas, Kanit Provoos dan Kanit Intelkam Polsek Losarang. Turut menyaksikan, ketua kelompok tani Kecamatan Losarang, Sanuri.

Sama seperti sebelumnya, bantuan benih padi diprioritaskan kepada para petani yang berstatus penggarap alias penyewa.

“Ini bantuan yang kedua kalinya. Kemarin, kita juga serahkan benih padi untuk para petani di Desa Krimun dan Desa Puntang yang sama nasibnya. Tanaman padi mereka gagal tanam karena banjir,” kata Kapolsek Losarang, Kompol H Mashudi SH MH.

Bansos yang diberikan kali ini, lanjutnya, juga berasal dari para karyawan PLN UIP JBT 1 UPP KIT JBT 4. Sebagai bentuk empati dan kepedulian kepada para petani terdampak banjir yang dititipkan kepada Satgas Nusantara Polsek Losarang.

“Mereka turut peduli. Agar para petani kembali bisa turun kesawah untuk bertanam padi. Memberikan motivasi kepada petani dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkaitan dengan Kampung Tangguh, mendukung situasi kamtibmas yang kondusif,” jelasnya.

Dalam acara serah terima bantuan, pihaknya juga menyampaikan pesan motivasi kepada para petani untuk tetap semangat. Terus berdoa agar pandemi Covid-19 segera berakhir serta terhindar dari segala bencana.

“Selain itu, kami juga menampung keluhan petani tentang masalah pupuk bersubsidi serta harga gabah yang rendah. Kami berjanji untuk segera koordinasi dengan dinas instansi terkait,” pungakasnya. (kho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *