Kucurkan Miliaran Rupiah untuk Kotaku, Bupati Nina Resmikan Rumah Produksi dan Galeri Pengolahan Ikan

oleh -53 views
GUNTING PITA: Bupati Indramayu Hj Nina Agustina SH MH CRA meresmikan rumah produksi dan galeri pengolahan ikan di Desa Karangsong yang didanai dari Program Kotaku, kemarin.

INDRAMAYU-Bupati Indramayu Nina Agustina Dai Bachtiar SH MH CRA meresmikan Rumah Produksi dan Galeri Pengolahan Ikan di Desa Karangsong Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Selasa (12/10).

Rumah produksi dan galeri itu diperuntukan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Hal tersebut merupakan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang didanai oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Ini menjadi bukti bahwa Program Kotaku juga memiliki program perekonomian masyarakat melalui pendekatan kemandirian ekonomi,” jelas Bupati Nina kepada waratawan usai peresmian.

Bangunan rumah produksi pengolahan ikan memiliki keunikan tersendiri. Bentuk bangunan berwarna biru putih tersebut menyerupai bentuk kapal.

Dalam kesempatan itu, Pemimpin Bank bjb Cabang Indramayu Asep W Ismail melakukan MoU dengan UMKM Desa Karamgsong. Para pelaku UMKM itu akan diberikan modal melalui Program Kredit Usaha Warung Cilik (Kruwcil).

Puteri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Dai Bachtiar ini mengatakan, Program Kotaku yang diluncurkan Direktorat Jenderal Ciptakarya Kemen PUPR di Indramayu ini, telah memberikan andil besar dalam menanggulangi masalah kumuh di Kabupaten Indramayu.

Adapun realisasi program Kotaku pada tahun 2017 berupa bantuan dana investasi (BDI) sebesar Rp1 miliar. Tahun 2018 terdapat 3 lokasi dengan jumlah bantuan pemerintah untuk masyarakat (BPM) sebesar Rp4,5 miliar dan tahun 2019 ada 11 lokasi dengan jumlah BPM Rp21 miliar.

“Tahun 2020 terdapat 11 lokasi dengan BPM mencapai Rp11 miliar dan saat ini tahun 2021 terdapat 14 lokasi dengan nilai BPM Rp7,7 miliar,” ungkap Bupati Nina.

Nina menyampaikan, kegiatan livelihood (penghidupan masyarakat) Program Kotaku berupa rumah produksi dan galeri penjualan olahan ikan khas karangsong juga diharapkan meningkatkan pendapatan warga, khususnya para anggota kelompok swadaya masyarakat (KSM) pengolahan ikan.

“Kelak warga disini dapat memenuhi kebutuhan sarana dasar perumahan dan permukiman di lingkungan kita sendiri,” tandasnya.

Nina menambahkan, saat ini Pemerintah Kabupaten Indramayu sedang dalam proses menerbitkan Surat Keputusan (SK) Bupati tentang lokasi perumahan kumuh dan permukiman kumuh di Indramayu tahun 2021.

Melalui SK ini, lanjut Nina, diharapkan penanganan masalah kumuh di Indramayu dapat mencakup kawasan lebih luas lagi.

“Sehingga permasalah kumuh dapat segera teratasi dengan lebih cepat. Hal ini menuju terwujudnya kawasan perumahan dan permukiman yang layak huni produktif dan berkelanjutan,” pungkasnya. (dun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.