Korban Kilang Balongan Meninggal

oleh -169 views
LEPAS JENAZAH: GM RU VI Balongan (keempat dari kiri) memberikan sambutan saat melakukan pelepasan jenazah korban di rumah duka, kemarin.

INDRAMAYU-Kabar duka menimpa keluarga korban kebakaran tangki penyimpan BBM PT Pertamina RU VI Balongan Indramayu. Salah satu korban kebakaran tangki di Kilang Minyak Pertamina RU VI Balongan, Ibnu Azis (18) meninggal dunia, Jumat (9/4).

Ibnu sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta bersama lima korban luka berat lainnya selama 11 harian.

Jenazah Ibnu tiba di rumah duka Desa Juntikedokan, Blok Beselut, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Sabtu  (10/4) sekitar pukul 05.30 WIB.

Isak tangis kedua orang tua korban, Laling (45) dan Rustinih (41) pecah saat peti jenazah diturunkan dari ambulans.

Mereka (orang tua korban, red) tak menyangka anak sulungnya akan pergi selamanya paska tubuhnya terbakar api ledakan tangki.

“Saya sengaja meminta izin pulang dari majikan di Negara Timur Tengah,” kata Rustinih.

Meski waktunya tidak lama, ibu yang sudah puluhan tahun bekerja sebagai TKW itu masih sempat menyaksikan putranya menghembuskan nafas terakhir.
Dari pantauan Radar Indramayu, tampak menyaksikan pelepasan jenazah almarhum, GM PT Pertamina RU VU Balongan Hendri Agustian, beserta jajarannya.

Dia menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya almarhum Ibnu Azis setelah mendapatkan perawatan intensif di RS Pertamina Pusat.

“Perawatan benar-benar maksimal. Termasuk lima korban lainnya saat ini masih terus dalam pemantauan. Berbagai cara dilakukan guna meyelamatkan korban, tapi apa daya Allah SWT itu berkata lain,” tegasnya seraya menyamaikan duka  cita cukup dalam atas meninggalnya korban dan semoga keluarga korban yang ditinggalkan ketabahan.

Hendri berjanji akan menanggung semua biaya pemakaman hingga tujuh hari ke depan.

“Kami berjanji akan membantu keluarga korban. Termasuk kebutuhan untuk biaya tahlil selama tujuh hari,” pungkasnya. (dun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *