Kolonel TNI Jadi Korban Salah Tangkap Polisi, Begini Ceritanya

oleh -103 views
kolonel-tni-jadi-korban-salah-tangkap
Jajaran Satreskoba Polresta Malang menyampaikan permpohonan maaf karena kejadian salah sasaran penggeledahan narkoba.

SEORANG anggota TNI dengan pangkat Kolonel menjadi korban salah tangkap polisi. Kol Chb I Wayan Sudarsana digerebek Satreskoba Polresta Malang Kota di Hotel Regent Park.

Dari laporan yang diterima Radar Cirebon, penggerebekan dilakukan Kamis (25/3/2021) sekitar pukul 04.30 WIB oleh empat anggota Satreskoba Polresta Malang Kota.

Saat anggota polisi masuk ke dalam kamar, Wayan Sudarsana sebenarnya sudah menyampaikan, bahwa dirinya adalah Kolonel TNI AD yang sedang bertugas.

Namun keterangan itu tidak digubris anggota Satnarkoba Polresta Malang Kota. Mereka tetap menjalankan tugasnya melakukan penggeledahan.

Wayan Sudarsana juga sempat menanyakan kepada anggota Satnarkoba Polresta Malang Kota untuk menunjukkan surat perintah, dan kemudian ditunjukkan surat yang dimaksud.

Setelah dilakukan penggeledahan, tidak ditemukan narkoba. Wayan Sudarsana kemudian menanyakan, mengapa tidak melibatkan Polisi Militer (PM). Namun dia tidak mendapatkan jawaban.

Karena tidak menemukan barang bukti, keempat anggota Satreskoba Polresta Malang Kota tersebut meninggalkan lokasi sekitar pukul 05.27 WIB.

Merasa menjadi salah sasaran, Kol Chb I Wayan Sudarsana mencoba menghubungi Kahubdam V/Brawijaya Kol Chb Muhammad Anom Kartika.

Mengetahui terjadi kesalahan dalam bertugas, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata langsung melakukan klarifikasi sekaligus meminta maaf.

Dalam video berdurasi 5.55 menit yang diterima Radar Cirebon, proses klarifikasi dan permintaan maaf dari Kapolresta Malang Kota beserta anggota dilakukan di sebuah ruangan di Mako Hubdan V/Brawijaya.

Selain itu dalam video tersebut juga terdengar percakapan antara Kapolresta Kota Malang dengan Kol Chb I Wayan Sudarsana.

Di mana, I Wayan Sudarsana meminta kepada Kapolresta Malang Kota untuk menekankan kepada anggotanya agar lebih teliti dan melaksanakan tindakan sesuai prosedur agar kasus serupa tidak terjadi lagi.

Menyadari anggotanya yang salah sasaran, Leonardus Simarmata pun mengakui pihaknya salah dalam bertugas sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada Kol Chb I Wayan Sudarsana khususnya dan instansi TNI AD.

Dalam pertemuan tersebut, Leonardus Simarmata juga mengajak Kasat Reskoba Polresta Malang Kota Kompol Anria Rosa Piliang berserta empat anggota Reskoba yang salah sasaran saat bertugas.

Agar kesalahpahaman tidak berlarut-larut, Leonardus Simarmata memerintahkan satu per satu anggotanya untuk meminta maaf dihadapan Kahubdam V/Brawijaya Kol Chb Muhammad Anom Kartika, Wadan Denpom V-3/ Malang Kapten Cpm Andi Nugroho dan Dandim 0833/ Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadona.

“Kamu tahu apa yang kamu lakukan itu sangat membahayakan. Itu bisa membahayakan institusi. Sekarang minta maaf satu per satu kepada beliau,” kata Leonardus Simarmata dalam video.

Kasat Reskoba Polresta Malang Kota Kompol Anria Rosa Piliang pun menjadi orang pertama yang menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan yang dilakukan anggotanya ketika bertugas, seperti yang terlihat dalam video.

Permintaan maaf kemudian diikuti anggota lainnya. (yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *