KN Wisnu dan KRI Cucut Menuju Lokasi Tabrakan Kapal di Sekitar Pulau Biawak

oleh -319 views
tabrakan-kapal-indramayu
Warga bermusyawarah di TPI Eretan, Kecamatan Kandanghaur, terkait penjemputan korban kecelakaan kapal.

INDRAMAYU – Kantor SAR Jakarta dan Koarmada I TNI AL memberangkatkan kapal untuk evakuasi korban kecelakaan tabrakan kapal di sekitar Pulau Biawak, Kabupaten Indramayu.

Kapal Barokah Jaya menabrak Kapal TB Pioneer. Kapal tersebut milik warga Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur. Pemilik juga menjadi nakhoda kapal itu.

Pemiliknya diketahui bernama H Tohir. Sedangkan upaya evakuasi melibatkan beberapa kapal baik dari Cirebon maupun Jakarta. Mengingat sedikitnya terdapat 17 ABK yang sejak semalam dinyatakan hilang dan 15 selamat.

Kantor SAR Jakarta memberangkatkan KN Wisnu sekitar pukul 21.24 WIB yang bertolak dari Dermaga Inggom Tanjung Priok dengan estimasi waktu tempuh 8 jam atau tiba pagi ini pukul 06.24 WIB.

KN Wisnu membawa 19 orang awak dengan 11 penyelam BSG. Lanal Cirebon menginformasikan, Koarmada I juga memberangkatkan KRI Cucut.

Sementara itu, di TPI Pelabuhan Eretan, Kabupaten Indramayu sejak semalam keluarga ABK Kapal Barokah Jaya menunggu nasib kerabat mereka usai terjadi tabrakan di laut, Sabtu (3/4/2021).

Sejauh ini, baru diketahui ada 15 yang selamat dan dievakuasi ke kapal kargo. Sementara 17 lainnya masih hilang.

Dilaporkan bahwa kondisi 15 ABK tersebut dalam keadaan baik dan sehat. Sementara 17 lainnya belum diketahui. Namun ada 1 orang yang sempat terlihat tersangkut di jaring tapi tidak bisa dievakuasi. Kondisinya juga belum diketahui.

Informasi yang didapat Radar Cirebon, Kapal Barokah Jaya adalah milik warga Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur. Mayoritas ABK juga warga Kandanghaur dan mereka sudah melaut kurang lebih 3 hari. (rdh/kho)

Baca juga: Kapal Tabrakan, Keluarga ABK Histeris Menunggu di TPI Eretan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *