Kilang Balongan Gunakan Produk Dalam Negeri

oleh -49 views
PRODUK DALAM NEGERI: Equipment atau peralatan untuk proyek Refinery Development Master Plant (RDMP) Kilang Pertamina Balongan buatan dalam negeri telah tiba di Balongan, belum lama ini. FOTO: ISTIMEWA

INDRAMAYU – Equipment atau peralatan pada proyek peningkatkan kapasitas pengolahan Kilang Balongan yakni Pressure Vessel Preflash Column dan Preflash Condenser Drum untuk proyek Refinery Development Master Plant (RDMP) Kilang Pertamina Balongan buatan dalam negeri telah tiba di Balongan.

Kedua peralatan tersebut dibawa  dari Pasuruan ke Balongan melalui jalur laut dan tiba di New Jetty Kilang Balongan pada Kamis (25/11) sore.

Kemudian, peralatan dengan bobot ratusan ton tersebut baru dibawa masuk ke area komplek Kilang Balongan Jum’at (26/11) pagi  dengan pengawasan safety yang sangat ketat.

Area Manager Communication, Relation and CSR PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balongan Imam Risamanto mengungkapkan, Preflash Column ini merupakan equipment inti dari RDMP Kilang Balongan yang saat pada phase 1 ini tengah dikerjakan pada Unit CDU.

Imam mengatakan, Project RDMP Balongan merupakan salah satu bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang bertujuan menaikkan kapasitas pengolahan Kilang Balongan dari 125 MBSD menjadi 150 MBSD guna memenuhi kebutuhan energi dalam negeri.

“Dengan digunakannya equipment buatan dalam negeri ini membuktikan bahwa proyek RDMP Balongan  mendukung peningkatan penyerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) selain itu  juga penyerapan tenaga kerja lokal yang besar,” terang Imam.

Preflash Column yang didatangkan ke Balongan ini memiliki ketinggian tinggi 27 meter, diameter 3.5 meter, berat 104, 2 ton yang berfungsi sebagai pemisah pemisah crude menjadi fraksi ringan (Offgas dan Nafta) di bagian atas dan fraksi yang lebih berat ke bagian bawah dengan bantuan steam sebagai sumber energy.

Sedangkan untuk Preflash Condenser Drum memiliki panjang 6.3 meter, diameter 3 meter, berat 15,1 ton yang berfungsi untuk memisahkan fraksi ringan dari C106 menjadi Liquid (air dan Nafta) serta Gas. Kedua equipment tersebut merupakan buatan PT Boma Bisma Indra (Persero) Pasuruan. (oet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.