Ketersediaan Vaksin Jadi Kendala

oleh -89 views
VAKSINASI: Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu terus menggelar vaksinasi secara bertahap sesuai dengan sasaran dan prioritas. FOTO: UTOYO PRIE ACHDI/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu terus menggeber pelaksanaan vaksinasi Covid-19 sesuai tahapan sasaran. Pasalnya, hingga Selasa (23/3) ternyata vaksinasi Covid-19 baru menyentuh 28.025 orang. Padahal sesuai target dari Kementerian Kesehatan, sasaran vaksin adalah 70 persen daru jumlah penduduk.

“Untuk Kabupaten Indramayu, 70 persen dari jumlah penduduk berarti sebanyak 1.260.000 an. Tentunya masih jauh sekali dari target,” kata Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kabupaten Indramayu, dr Wawan Ridwan, Rabu (24/3). 

Wawan mengungkapkan, untuk Kabupaten Indramayu sebenarnya sudah siap dengan target vaksinasi 3500 orang per hari. Apalagi Indramayu memiliki 49 Puskesmas, dan masing-masing Puskesmas memiliki minimal satu tim vaksinasi. Bahkan untuk Puskesmas besar siap dua tim.

“Dengan satu Puskesmas minimal menangani vaksin 100 orang per hari, berarti untuk 49 Puskesmas bisa melakukan vaksin terhadap 4900 orang atau jauh diatas target. Namun yang menjadi persoalan adalah ketersediaan vaksin itu sendiri,” ungkapnya.

Dikatakan Wawan, Kabupaten Indramayu sampai saat ini baru menerima alokasi vaksin sebanyak 47.400 dosis. Yaitu 9200 dosis pada tahap pertama, kemudian 24.300 dosis tahap kedua dan 13.900 pada tahap ketiga. Wawan juga mengeluhkan lambatnya kedatangan vaksin untuk tahap ketiga dan keempat, karena harus menunggu hingga empat minggu. Padahal sebelumnya hanya menunggu dua minggu.

“Jadi dari segi infrastruktur maupun sumber daya manusia kita siap berlari mengejar target vaksin. Namun apa daya ketersediaan vaksin yang jadi hambatan,” tandas Wawan.

Wawan menambahkan, apabila Kabupaten Indramayu ingin mencapai target 70 persen warganya mendapatkan vaksin semua, maka vaksinasi baru akan selesai pada Maret 2022. Wawan juga mengajak masyarakat yang ingin divaksin untuk bersabar. Karena vaksinasi memang dilakukan secara bertahap sesuai prioritas. (oet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *