Kerap Banjir, Warga Bongkar Jembatan

oleh -69 views
DIBONGKAR: Menjadi salah satu penyebab banjir, jembatan di belakang Pasar Daerah Patrol dibongkar puluhan warga, Sabtu (29/2). FOTO: KHOLIL IBRAHIM/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Jembatan di belakang Pasar Daerah Patrol dibongkar puluhan warga, Sabtu (29/2). Pembongkaran jembatan sepanjang 4 meter dan lebar 3 meter itu dilakukan lantaran dianggap menjadi salah satu biang penyebab musibah banjir di wilayah setempat.Tak hanya merendam permukiman warga, area pasar yang masuk Blok Bunder Desa Patrol itu juga ikut terdampak.

Aksi pembongkaran yang dikerjakan puluhan warga serta dipantau jajaran Forkopimcam Patrol itu tidak berjalan mulus. Pasalnya, selain terganggu cuaca, kondisi jembatan yang dibuat dengan menggunakan cor beton, ternyata sulit diruntuhkan.

Sedangkan pekerjaan pembongkaran hanya menggunakan alat sederhana seperti linggis, palu dan cangkul. Tak ayal, pembongkaran jembatan yang berlangsung sejak siang tersebut, baru berakhir menjelang sore hari.

Kuwu Desa Patrol, Karnali SE mengungkapkan, jembatan di belakang pasar itu dibangun sudah lama, sekitar tahun 1985. Menjadi akses warga maupun para pedagang. Beberapa kali dilakukan perbaikan. Tapi sebatas penambahan permukaan jembatan. Sampai berlapis-lapis.

“Tapi tidak ditinggikan. Hanya atasnya saja yang dilapisi cor beton. Kondisi itulah yang membuat aliran air terhambat dan menimbulkan banjir. Jadi terpaksa dibongkar,” ujarnya.

Setelah jembatan dibongkar, diharapkan aliran sungai menjadi lancar. Banjir yang merendam pemukiman warga akan kembali surut. Selanjutnya, bersama pengelola pasar dan IPP, pihaknya akan merencanakan pembangunan jembatan yang lebih tinggi. “Kita sih berharap ada bantuan dari pemerintah. Karena anggaran desa saat ini belum memungkinkan,” harapnya.

Sementara itu dari catatan koran ini, aksi bongkar jembatan penyebab banjir kerap dilakukan warga. Saat musim penghujan sebelumnya, pembongkaran juga dilakukan oleh penduduk di Desa Sumbermulya, Kecamatan Haurgeulis dan Desa Anjatan Baru Kecamatan Anjatan. (kho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.