Kembali ke Zona Merah, Jubir: Tolong Jangan Anggap Sepele Covid-19

oleh -587 views
dr Deden Boni Koswara

INDRAMAYU-Kabupaten Indramayu kembali masuk ke zona merah (risiko tinggi) dalam penularan Covid-19. Padahal, sebelumnya Indramayu sudah masuk zona oranye atau risiko sedang.

Perubahan ini, tidak terlepas dari pertambahan jumlah pasien positif Covid-19 di Bumi Wiralodra ini yang cukup tinggi setiap harinya. Selain itu, jumlah pasien meninggal dunia akibat virus corona juga bertambah.

Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Selasa (1/12) pukul 12.00, jumlah total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sudah mencapai 794 orang.

Baca Juga: Pastikan Kampanye Jalan Terus, Daniel Positif Covid-19, Tim Sukses Nomor 3 Siapkan Metode Virtual

Dari jumlah tersebut, 282 orang dinyatakan sembuh, 465 orang dalam perawatan dan 47 orang meninggal. “Hari ini (Selasa, red), ada penambahan pasian terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 33 orang. Ini jumlah yang fantastis dalam sehari,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, dr Deden Boni Koswara, kemarin.

Deden menegaskan, kembalinya Kabupaten Indramayu ke zona merah akibat pasien positif Covid-19 semakin banyak, dan yang meninggal juga terus bertambah.

Untuk itulah, ia mengimbau masyarakat untuk jangan lengah, dan tetap patuhi protokol kesehatan.

“Tolong jangan anggap sepele. Covid-19 ini masih ada dan bisa menyerang siapa saja. Terus patuhi protokol kesehatan dengan tetap disiplin 3M yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak,” ajaknya. (oet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *