Kawasan Tugu UKS Jadi Sarang Anak Punk

oleh -606 views

INDRAMAYU – Kawasan bunderan Tugu UKS Lohbener kembali disorot. Kali ini, gegara lokasi tugu yang berada di jalur pantura lingkar Lohbener itu ramai dikeluhkan warga dan pengendara lantaran kerap menjadi sarang anak-anak punk.

Keberadaan mereka di kawasan itu membuat kesan kumuh tambah terlihat. Malah tidak hanya kongkow, mereka juga bergantian mengamen ke setiap kendaraan yang berhenti saat lampu merah menyala. Kondisi ini tentu saja membuat risih sejumlah pengendara yang melintas.

“Kalau pengemis sih masih rada mendingan. Ini kalau sudah anak-anak punk, waduh bikin risih,” keluh Udin, salah seorang warga, Jumat (6/9).

Parahnya lagi, jumlah anak punk yang beroperasi itu meningkat dibanding sebelumnya. Jumlahnya mencapai belasan orang dan kerap datang secara bergerombol dari siang hingga malam hari. “Sekarang beroperasinya ramai-ramai sore sampai malam hari. Mungkin siang mah panas atau menghindari razia petugas,” katanya.

Wawan, pengendara lainnya menuturkan, kawasan lampu merah jalur lingkar Lohbener yang menjadi pintu gerbang menuju Kota Indramayu itu sepertinya menjadi lokasi favorit mereka.

Dia mengaku sering melihat puluhan anak punk, laki-laki dan perempuan sedang mangkal di kawasan itu. Mereka asyik duduk-duduk dibawah tugu UKS, sebagiannya tampak tiduran.

Keberadaan mereka tentu saja tidak sedap dipandang mata. Sebab lokasi mangkal mereka yang tepat di tepi jalan utama, terbuka sehingga terlihat oleh semua orang yang melintas.

“Problem anak jalanan sepertinya bakal menjadi pekerjaan rumah Pemkab Indramayu yang kini terus berbenah menuju daerah maju,” katanya.

Jika tidak memiliki solusi tepat, persoalan ini akan memperburuk citra daerah. Sebab, bukannya menyusut, jumlah anjal nantinya semakin semerawut. Saat ini saja, keberadaannya membuat sebagian masyarakat merasa risih, terganggu serta khawatir terhadap perilaku mereka.

“Pemecahan masalahnya tidak akan mudah. Karena yang saya amati, anjal ini bukan hanya dari Indramayu saja, mereka diduga banyak yang berasal dari daerah-daerah yang secara geografis jauh dari Indramayu,” kata warga asal Kecamatan Lohbener ini. (kho)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.