Kasus Positif Covid Menanjak, Vaksinasi Segera Sasar Pedagang Tradisional

oleh -96 views
VAKSINASI : Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu terus melakukan vaksinasi Covid-19 dengan sasaran seluruh lapisan masyarakat secara bertahap. FOTO: UTOYO PRIE ACHDI/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU -Di saat pemerintah gencar melakukan vaksinasi Covid-19, jumlah penderita Covid-19 di Kabupaten Indramayu terus menanjak. Bahkan, sempat muncul kluster pondok pesantren (ponpes) dengan jumlah positif Covid-19 sebanyak 169 orang santri dan pengasuh.

Berdasarkan data Covid-19 yang diterima koran ini, Kamis (11/3) pukul 12.00, jumlah positif Covid-19 mencapai 4.776 orang. “Hari ini memang ada penambahan positif sebanyak 107 orang,” terang Juru Bicara Satgas Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Kabupaten Indramayu, dr Deden Boni Koswara.

Deden menjelasakan, penambahan pasien positif tersebut berasal dari kontak erat yang ada di puskesmas-puskesmas. Berdasarkan hasil tracing dan testing, ternyata banyak yang positif. “Sekali lagi saya tak bosan-bosan mengingatkan, patuhi protokol kesehatan dan jangan lalai. Termasuk yang sudah divaksin, tolong tetap mematuhi protokol kesehatan dengan mematuhi 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” tegas Deden.

Deden menambakan, meski jumlah pasien positif bertambah, jumlah pasien yang sembuh saat ini mencapai 3.669 orang. Sementara jumlah pasien yang masih dalam perawatan sebanyak 986 orang.

Sementara itu, Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kabupaten Indramayu, dr Wawan Ridwan mengatakan, pihaknya masih terus mempercapat pelaksanaan vaksinasi.

Hingga saat ini vaksinasi masih menyasar kalangan lansia, aparatur sipil negara (ASN), wartawan, serta tenaga kesehatan yang masih belum divaksin.

Kemudian, lanjut Wawan, vaksinasi juga akan diberikan kepada para pedagang pasar tradisional, para seniman dan budayawan. Ia berharap dengan semakin banyaknya sasaran vaksin, akan mampu menekan penyebaran Covid-19. “Sekali lagi saya tegaskan bahwa vaksinasi aman dan halal. Tidak perlu takut untuk divaksin,” tegas Wawan. (oet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *