Kasus Corona Sudah Melandai, Dua Tokoh Puji Keberhasilan Bupati Nina Tekan Covid-19

oleh -46 views
BERBINCANG: Anggota DPR RI H Dedi Wahidi SPd bersama Bupati Indramayu Hj Nina Agustina dalam sebuah acara vaksinasi, kemarin.

INDRAMAYU-Anggota Komisi V DPR RI H Dedi Wahidi SPd memuji penanganan Covid-19 di Kabupaten Indramayu. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh Bupati Indramayu Hj Nina Agustina SH MH sudah sesuai dengan instruksi pemerintah pusat  yakni melakukan vaksinasi secara besar-besaran kepada masyarakat agar tercipta herd immunity.

Hal tersebut disampaikan Dedi Wahidi saat berkunjung ke Pendopo Indramayu, Selasa (14/9).

Dedi menilai, Bupati Nina dalam menangani pandemi Covid-19 itu sudah benar dan sangat berhasil jika dibandingkan dengan kabupaten lain di Provinsi Jabar.

Diungkapkan pria yang akrab disapa Dewa ini, dari 27 kabupaten/kota se-Provinsi Jabar, Kabupaten Indramayu merupakan yang terbaik dalam penenganan Covid.

Hal ini bisa dilihat dari penurunan jumlah pasien yang terpapar Covid-19. Sehingga, kata Dedi Wahidi, sangat wajar apabila pemerintah pusat selalu mencotohkan Bupati Nina, dinilai berhasil dalam mengantispasi pencegahaan virus.

Dalam kunjungan kerjanya, mantan Wakil Bupati Indramayu mengaku bangga dan  mendukung penuh kebijakan yang dilakukan Bupati Nina. Diakui Wahidi, dirinya pada pilihan bupati Indramayu beseberangan. Tetapi, pemilik Yayasan Darul Ma’arif Kaplongan ini,  mendukung penuh program Bupati Nina.

Menurutnya, meski baru enam bulan jalan memimpin, lanjutnya, sosok Bupati Nina merupaak sosok pemimpin yang mampu merangkul semua kalangan. Salah satunya kekompakan Forkopimda dalam bersama-sama menangani Covid-19.

“Beliau mampu merangkul seluruh kalangan. Terutama dengan anggota Forkopimda yang selalu kompak dalam menekan peredaran Covid-19,” imbuhnya.

Bahkan, kabaranya Presiden RI Jokowi akan melakukan pemantauan langsung  kegiatan vaksin di Indramayu. “Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Nina. Indramayu samgat unggul dalam sasaran vaksin,” pungkasnya.

Pujian serupa disampaikan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) Dr (HC) Zulkifli Hasan.

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh Bupati Indramayu sudah sesuai dengan instruksi pemerintah pusat  yakni melakukan vaksinasi secara besar-besaran kepada masyarakat agar tercipta herd immunity.

Hal tersebut disampaikan Zulkifli Hasan saat berkunjung ke Pendopo Indramayu untuk menyampaikan empat pilar kebangsaan, Senin (13/9).

Zulkifli menilai, penanganan Covid-19 di Kabupaten Indramayu sudah benar. Ini dibuktikan dengan kasus Covid-19 yang semakin melandai.

Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Indramayu itu, Zulkifli menyampaikan Empat Pilar Kebangsaan dan memberikan masukan kepada Kabupaten Indramayu untuk memperkuat sumber daya manusia.

Menurut Zulkifli, Indramayu yang dijuluki Kota Mangga sangat berpotensi menjadi daerah yang makmur karena terdapat Sumber Daya Alam (SDA) yang lengkap dan berbeda dengan daerah lain di Jawa Barat.

“Indramayu ini termasuk kabupaten yang memenuhi persyaratan menuju daerah makmur. Karena yang kita lihat sepanjang jalan, tanahnya subur, potensinya banyak, pantas disebut sebagai lumbung padi nasional,” katanya.

Zulkifli mengatakan, Bupati Indramayu memiliki tugas untuk memakmurkan rakyanya. Namun ia yakin, di bawah kepemimpinan Bupati Nina Agustina, Indramayu dapat menjadi besar. “Saya yakin kepemimpinan beliau berpotensi membuat Indramayu menjadi besar, menjadi kabupaten yang makmur karena potensinya ada,” katanya.

Terlebih, imbuh Zulkifli, Pemerintah Kabupaten Indramayu mendorong semua sektor dan mengajak seluruh masyarakat untuk bergerak memanfaatkan potensi-potensi yang di sekelilingnya menjadi nilai lebih.

“Indramayu dengan SDA yang melimpah perlu kiranya masyarakat memanfaatkan potensi-potensi yang ada di sekelilingnya. UMKM-nya diperhatikan. Pertaniannya ditingkatkan, juga sektor lainnya. Artinya masyarakat harus terampil dan semoga Bupati Indramayu yang sekarang bisa menjadikan Indramayu sebagai daerah yang lebih maju,” harapnya.

Selain itu, katanya, Indramayu yang dijuluki sebagai penghasil padi terbesar di Jawa Barat serta dinobatkan daerah ketahanan pangan nasional, petaninya menjadi sejahtera.

Zulkifli berharap, Pemerintah Kabupaten Indramayu dapat mengimplementasikan Empat Pilar Kebangsaan yakni, melindungi seluruh tumpah darah rakyat Indonesia, kewajiban negara mencerdaskan rakyatnya, kewajiban negara memakmurkan rakyatnya, serta berpengaruh di dunia.

Sementara itu, Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar memaparkan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Indramayu berangsur naik berkat progam yang sudah diluncurkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Memang angka IPM Kabupaten Indramayu ini sempat paling bawah dibandingkan kabupaten/kota di Jawa Barat. Tetapi dengan langkah berbagai program dan upaya angka IPM Kabupaten Indramayu berangsur naik dan mudah-mudahan bisa di-support oleh pemerintah pusat,” paparnya.

Menurut orang nomor satu Indramayu itu, Indramayu memiliki kekayaan alam minyak dan gas (migas) dan garis pantai yang mencalai panjang 147 kilometer sekaligus penghasil ikan terbesar di Jawa Barat dan skill nelayan yang sudah melaut hingga wilayah Timur Indonesia.

“Selain potensi migas, pertanian, serta  perikanan, Indramayu juga memiliki tanah yang subur. Ini dibuktikan oleh rasa dari buah mangga gedong gincu.  Kalau mangga gedung gedong gincu ditanam di daerah lain rasanya berbeda dibandingkan mangga yang di tanam di Indramayu,” tuturnya. (dun/oet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.