Jual Melebihi HET, Harus Ditindak Tegas

oleh -111 views
Wakil Ketua KTNA Indramayu H Sutatang.

INDRAMAYU- Penjualan pupuk subsidi yang melebihi harga eceran tertitnggi masih ditemukan. Atas dasar itu, Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Indramayu meminta distributor pupuk menindak tegas kios pupuk penyedia pupuk bersubsidi yang melebihi harga.

Wakil ketua KTNA Indramayu, H Sutatang menyebut pihaknya mendapat laporan dari petani atau poktan di beberapa daerah Kabupaten Indramayu mengenai penjualan pupuk bersubsidi yang melebihi harga eceran tertinggi. Ia pun menyayangkan kondisi itu.

“Distributor pupuk harus mengawasi benar-benar kios-kios penyalur pupuk bersubsidi binaanya. Jangan sampai dibiarkan saja praktik seperti ini. Kalau perlu kios seperti ini ditindak tegas, sangat menyengsarakan petani,” jelasnya. 

Pihaknya tidak membenarkan ada kios yang menjual pupuk subsidi secara paket. Hal itu lanjut dia tidak sesuai dengan surat produsen yang diterbitkan  Pupuk Indonesia melalui surat nomor 0625/A/PJ/C70/ET/2021 tanggal 22 Januari 2021 tentang larangan penjualan pupuk bersubsidi secara paket. Selain itu selagi masih ada pupuk bersubsidi, petani harus membeli pupuk subsidi. 

“KTNA sangat menyayangkan praktik-praktik seperti itu. Jika ada kios pupuk yang memanfaatkan situasi susah pupuk subsidi dengan menjual pupuk subsidi dengan harga tinggi seharusnya pihak distributor segera memberi sanksi. Kasihan petani udah biaya produksi tinggi, pupuk subsidinya masih dipermainkan,” tandasnya. 

Berdasarkan Permentan Nomor 49 Tahum 2020 tentang harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi diantaranya Jenis Urea Rp112.500/50 kg, ZA Rp85.000/ 50 kg, SP-36 Rp120.000 / 50 kg, Phonska Rp115.000/ 50kg, dan PetrogarnikRp 32.000/ 50kg.

“Kita berharap pemerintah melalui Dinas Pertanian segara mengajukan lagi E RDKK tambahannya bagi petani yang punya garapan sawah tapi tidak masuk disistem E RDKK. Untuk kios yang jual pupuk subsidi di atas HET bisa ditertibkan,” ujarnya. (oni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *