Jembatan Krapyak Jadi TPS Liar, Camat Kerahkan Personel, Gelar Aksi Bersih-Bersih

oleh -42 views
BERSIH SAMPAH: Puluhan pegawai Kecamatan Anjatan dan pamong desa tiga desa melakukan aksi bersih-bersih sampah di Jembatan Krapyak, Jumat (3/12).FOTO: KHOLIL IBRAHIM/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Jembatan Krapyak di perbatasan Desa Anjatan Utara-Cilandar Lor dipenuhi sampah. Warga sejak lama menjadikan lokasi itu sebagai Tempat Pembuangan Sementara (TPS) ilegal alias liar.

Membuang aneka jenis sampah dengan cara melempar. Hingga menggunung, mencemari lingkungan, menimbulkan bau busuk.

Tumpukan sampah mengundang kerumunan lalat, hingga berportensi menimbulkan penyakit. Tidak hanya diatas, samping kiri dan kanan. Sampah juga menumpuk dibawah jembatan. Membuat aliran air terganggu. Jadi ancaman banjir.

Kondisi itu membuat Camat Anjatan, Rory Firmansyah SSTP MSi geram. Diapun mengerahkan puluhan pegawai kecamatan, pamong desa Anjatan, Anjatan Utara dan Cilandak Lor. Untuk kerja bakti bersih-bersih sampah di Jembatan Krapyak, Jumat (3/12).

Petugas kebersihan dan satu unit mobil sampah milik Dinas Lingkungan Hidup juga diterjunkan untuk membantu aksi. Sejumlah warga yang bermukim disekitar lokasi turut dilibatkan.

“Jembatan menjadi kotor karena penuh dengan sampah. Kita bersihkan, lalu pasangan papan peringatan. Nanti ada pamong yang jaga giliran disini. Kalau ada yang masih buang sampah dijembatan, langsung ditindak tegas,” kata Camat Rory.

Dari informasi yang diterimanya, sudah berbagai upaya dilakukan untuk mengantisipasi pembuangan sampah di sekitar lokasi jembatan. Mulai dari memasang plang larangan sampai memberikan tindakan terhadap pelaku.

Aksi bersih-bersih sampah juga sering dilakukan. Tapi tidak menghentikan perilaku buruk oknum warga yang tetap membuang sampah disitu.

“Makanya, selain dengan melakukan gotong royong bersih-bersih semacam ini. Kami juga meminta Pemdes untuk menyediakan TPS diwilayahnya masing-masing. Memberikan edukasi agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan, apalagi di sungai,” terang dia. (kho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.