Jelang Nataru, Harga Telur Merangkak Naik

oleh -34 views
MERANGKAK NAIK: Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) harga telur di sejumlah pasar tradisional Indramayu mulai naik.

INDRAMAYU-Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga telur ayam ras merangkak naik. Di tingkat pedagang, harga telur ayam ras eceran kini bertengger di Rp30 ribu/kilogram. Padahal, sebelumnya harganya masih dikisaran Rp24 ribu/kg.

Tak hanya pembeli, pedagangpun mengeluh dengan kenaikan harga telur ayam ras yang rutin setiap menjelang dua perayaan tersebut. Apalagi kenaikannya terbilang tinggi.

“Lebaran kemarin paling tinggi Rp25 ribu sekilo. Sekarang naiknya kok gila-gilaan,” keluh Erna, salah seorang pedagang di Kecamatan Anjatan, Minggu (15/12).

Ibu dua orang anak ini mengungkapkan, harga telur ayam ras kerap turun naik semenjak adanya bantuan sosial (bansos) Covid-19 oleh pemerintah.

Dimana telur ayam ras masuk dalam paket bansos. Imbasnya, pasokan telur ke pedagang menjadi tersendat. Harganya mengalami kenaikan.

“Asal bansos turun, harga telur ayam langsung naik. Selang seminggu kemudian turun lagi. Jadi kemungkinan harganya ikut terdampak distribusi bansos ya,” duganya.

Senada dirasakan Yati, salah seorang ibu rumah tangga. Kenaikan harga telur terasa sejak pertengahan bulan kemarin. Dimulai dari harga Rp24 ribu, Rp26 ribu, Rp29 ribu dan terakhir Rp30 ribu/kilogram. “Saya kan rutin beli telur ayam sekilo untuk kebutuhan seminggu. Setiap beli kok harganya naik terus. Jangan-jangan sampai tahun baru nanti,” katanya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *