Jalan Berlubang Ditutup Ranting Pohon

oleh -35 views
BERLUBANG: Warga menutup jalan berlubang dengan ranting dan plastik di jalan protokol Letjen Suprapto, kemarin. FOTO: JAMAL/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Masyarakat Kelurahan Kepandean Kecamatan/Kabupaten Indramayu mengeluhkan jalan protokol yakni Jalan Letjen Suprapto yang rusak dan berlubang.

Bahkan, lubang jalan tepat di tengah jalan raya. Sebagai bentuk protes, warga setempat menutup lubang jalan itu dengan daun dan ranting pohon.

“Kami sengaja menutup jalan yang berlubang dengan dedaunan dan ranting pohon juga plastik sebagai penanda bagi pengendara agar tidak melintasi jalan tersebut. Sebab berisiko membahayakan siapapun yang melewatinya,” papar Anggota Karang Taruna Kelurahan Kepandean, Ramdhan (33). 

BACA JUGA:Jalan Berlubang Ditutup Sampah

Ramdhan menyayangkan ketika proyek pengaspalan atau hotmix berlangsung hanya ditumpang saja. Padahal, dari warga itu pernah ditambal pakai semen.

Menurut Ramadhan, warga juga menilai bahwa perbaikan jalan yang pemerintah kurang optimal, sehingga jalanan yang belum lama diperbaiki sudah mulai retak dan berlubang kembali.

“Saya sendiri kurang paham bagaimana proses penghotmixan itu.Yang pasti itu kurang memadai. Sampai sepanjang jalan Letjen Suprapto Kelurahan Kepandean itu hotmix atau aspalnya terasa bergelombang. Sehingga muncul beberapa titik yang rawan itu tidak dilakukan pelobangan terus di-hotmix, malah tumpang tindih,” keluhnya.

Pantauan di lapangan, jalan yang ditutup ranting pohon di Jalan Letjen Suprapto Kelurahan Kepandean Kecamatan/Kabupaten Indramayu berdiameter sekitar 2 meter dengan kedalaman sekitar 50 centimeter.

Letaknya yang persis di tengah jalan raya sangat membahayakan pengendara dan terpaksa harus hati-hati saat melintasinya. 

“Masyarakat sangat berharap agar pemerintah bisa lebih serius menangani kerusakan jalan di wilayah perkotaan yang sering menjadi akses utama para pengendara. Jika ada jalan berlubang, langsung diperbaiki. Jangan sampai menunggu ada korban, baru bertindak,” pungkasnya. (jml)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.