Ingatkan Panitia Pilwu, Jangan Terima Ijazah Aspal

oleh -229 views

INDRAMAYU -Penanggungjawab Seleksi Akademik Pemilihan Kuwu (Pilwu) Kabupaten Indramayu, meminta kepada panitia pemilihan kuwu untuk lebih teliti dalam melihat keabsahan ijazah para calon kuwu (calwu). Sebab, kalau tidak berhati_hati akan ada persoalan hukum di kemudian hari.

Penanggungjawab Tes Akademik Pemilihan Kuwu, Kabupaten Indramayu, Dr Ujang Suratno SH MH. Ia meminta kepada panitia Pilwu supaya berhati-hati dalam menerima berkas para calon kuwu. Panitia di lapangan yang harus benar benar teliti dan memastikan calon itu memiliki ijazah yang asli bukan palsu.

Ditegaskan Ujang, pihaknya sebagai penanggungjawab seleksi akademik Pilwu selalu mengingatkan supaya berhati hati dalam pemberkasan awal di tingkat desa.

Karena pemberkasan awal ini akan menentukan, apakah ia bisa maju atau tidak. Tergantung dari panitia di desa tersebut.”Kami meminta agar tetap memperhatikan aturan hukum yang ada. Jangan memaksakan diri untuk diterima,”tegasnya.

Dijelaskannya, pemalsuan ijazah dalam Pasal 263 KUHP digolongkan kepada pemalsuan surat. Tetapi didalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas diatur dengan tegas di sana. Bagi pelaku yang menggunakan ijazah atau gelar kesarjanaan dan orang yang membantu memberikan ijazah yang terbukti palsu akan dipidana dengan pidana penjara 5 (lima) tahun.”Awas, harus berhati_hati kalau gak mau terjerat hukum,”pungkasnya. (Oni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *