Identitas Mayat di Pantai Sukahaji Masih Misterius

oleh -59 views
MASIH MISTERIUS: Petugas Polsek Patrol bersama warga dan tim medis RS Pantura MA Sentot Patrol saat mengevakuasi mayat Mr X di kawasan pantai Desa Sukahaji, Minggu (16/5). FOTO: KHOLIL IBRAHIM/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Sesosok mayat laki-laki yang ditemukan di kawasan pantai Desa Sukahaji, Kecamatan Patrol hingga kini masih belum diketahui identitasnya. Kepolisian sementara memberi nama korban dengan sebutan Mr X. “Identitas korban masih misterius. Belum dapat diketahui identitasnya.

Usianya sekitar 40-45 tahun dan mempunyai tanda istimewa tahi lalat besar di punggung sebelah kiri. Dari hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” terang Kapolres Indramayu, AKBP Hafidh Susilo Bambang SIK melalui Kapolsek Patrol, Kompol Rukman SH kepada Radar Indramayu, Senin (17/5).

Mayat Mr X dengan ciri-ciri lain berkulit sawo matang, rambut hitam lurus, dengan tinggi sekitar 155 cm itu ditemukan warga yang hendak memancing pada Minggu (16/5) sekitar pukul 11 siang.

Saat ditemukan dalam keadaan tengkurap dan telanjang bulat. Dilihat dari kondisinya, mayat sudah meninggal dunia sekitar 2 hari yang lalu.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, dua hari sebelum kejadian penemuan mayat ini, beberapa pemancing maupun nelayan sempat melihat ada seseorang yang sedang berenang di pinggiran pantai tepatnya di Blok Kongsi.

Diduga orang tersebut mengalami gangguan jiwa. Pasalnya, warga maupun nelayan tidak ada yang berani berenang antaran kondisi gelombang laut sedang tinggi-tingginya. Apalagi, saat berenang tidak mengenakan sehelai benangpun.

“Kuat dugaan korban ODGJ, tapi kami masih terus menelusuri identitasnya. Termasuk menunggu laporan barangkali ada warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya,” jelas Kompol Rukman melalui Kanit Reskrim Polsek Patrol Ipda Fahrudin SPdI.

Sampai dengan kemarin, tambahnya, jenazah masih berada di kamar mayat RSUD Pantura MA Sentot Patrol. Pemerintah Desa Sukahaji pun belum menerima laporan dari masyarakat setempat. (kho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.